Silky puding (Instagram/@tan2kitchen)
Siapa sih yang tak kenal dengan pudding dan jelly? Makanan bertekstur kenyal ini sudah sangat populer menjadi dessert atau kudapan penutup dengan rasa manis.
Meski memiliki kemiripan tekstur, pudding dan jelly sebenarnya dua makanan yang berbeda, baik dari bahan pembuatan hingga tampilan fisiknya.
Biar gak keliru, yuk kenali perbedaan antara jelly dan pudding berikut ini, sebagaimana sudah HerStory kutip dari My Food, Senin (27/3/2023).

Jelly terbuat dari karagenan atau senyawa diekstraksi dari rumput laut yang banyak ditemukan di Jepang. Bahan dasar lainnya dari jelly adalah air, gula, asam, dan sebagainya.
Dari segi penampilan jelly lebih berkilau daripada pudding. Jelly cenderung transparan dengan teksturnya juga lebeih kenyal dibandingkan pudding.
Jelly biasanya disajikan tanpa tambahan cairan apapun seperti pudding. Jelly sudah memiliki rasa manis berkat campuran berbagai macam buah-buahan.
Mengutip dari Very Well Fit, satu sendok makan jelly (20 gram) menyediakan 53,2 kalori, 14 gram karbohidrat, dan sejumlah kecil kalium, kolin, dan kalsium.
Berbeda dengan jelly, pudding terbuat dari campuran telur, gula, dan susu sehingga rasanya lebih lembut. Untuk tekstunya, pudding juga tidak sekenyal jelly sehingga tak perlu mengunyahnya saat dimakan.
Sementara itu dari segi penampilan, pudding lebih padat dan tidak menembuskan cahaya. Pudding umumnya disajikan dengan tambahan fla atau cairan kental manis untuk menambahkan rasa.

Pudding tak hanya enak, tetapi juga menyehatkan karena mengandung nutrisi lebih tinggi daripada jelly. Pudding memiliki kalsium dan protein dari susu serta telur.
Terdapat pula vitamin D dan magnesium yang dibutuhkan tubuh sehingga bisa membantu memperkuat struktur tulang dan gigi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.