Ilustrasi kolesterol dalam tubuh. (Pinterest/Edited by herstory)
Beauty, kolesterol adalah lemak seperti lilin berwarna putih kekuningan yang ada di setiap sel tubuh kita. Sangat penting untuk menjaga sel dan organ bekerja dengan baik dan memainkan peran utama dalam produksi hormon, vitamin dan cairan pencernaan.
Namun, kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Perubahan pada rambutmu bisa menjadi pertanda banyak kolesterol dalam tubuh, yang disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat.
Peneliti dari John Hopkins melakukan penelitian pada tikus dan menemukan bahwa diet tinggi kolesterol dapat menyebabkan pemutihan dini dan kerontokan rambut. Studi ini dipublikasikan di jurnal Nature 'Scientific Reports'.
Untuk penelitian, tikus dibagi menjadi dua kelompok - satu dengan diet biasa dan yang lainnya dengan diet tinggi lemak dan kolesterol tinggi.
Para peneliti menemukan bahwa tikus dengan diet tinggi lemak/tinggi kolesterol mulai kehilangan rambut mereka dan juga menunjukkan pemutihan rambut. Tikus tidak lebih dari 12 minggu pada awalnya.
Pada usia 36 minggu, 75% tikus dengan diet tinggi lemak dan kolesterol tinggi menderita kerontokan rambut yang parah.
“Temuan kami menunjukkan bahwa diet Barat menyebabkan kerontokan rambut dan pemutihan rambut pada tikus, dan kami yakin proses serupa terjadi pada pria yang kehilangan rambut dan mengalami pemutihan rambut saat mereka mengonsumsi diet tinggi lemak dan kolesterol,” tulis para peneliti.
Para peneliti dari Universitas Kerala telah menemukan bahwa penghambatan biosintesis kolesterol menyebabkan kerusakan permanen pada folikel rambut dengan memicu fibrosis.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Endocrinology and Reproduction menekankan peran kolesterol seluler dalam pertumbuhan rambut, pembentukan folikel rambut, dan kesehatan kulit secara keseluruhan. Ditemukan folikel rambut dengan respons fibrogenik yang terlalu aktif untuk mengalami kerusakan jaringan dan mengganggu homeostasis – kemampuan untuk menjaga stabilitas internal dalam suatu organisme.
Menurut penelitian, perubahan yang diinduksi kolesterol dapat membuka jalan bagi cicatricial alopecia – gangguan rambut rontok yang meradang yang secara permanen menghancurkan sel induk di folikel rambut dan menyebabkan jaringan parut atau fibrosis.
Terkadang, pasien pada tahap awal penyakit arteri perifer (PAD) juga bisa mengalami kerontokan rambut di kaki. Akumulasi kolesterol yang tinggi di arteri mulai memperlambat aliran darah dan ekstremitas tak dapat menerima suplai darah dan oksigen yang cukup untuk makanan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.