Menu

'Nyiksa Banget!' Sukses Turunkan Berat Badan, Melly Goeslaw Justru Dikasihani Gara-gara Cuma Bisa Makan Satu Sendok

26 April 2023 17:55 WIB
'Nyiksa Banget!' Sukses Turunkan Berat Badan, Melly Goeslaw Justru Dikasihani Gara-gara Cuma Bisa Makan Satu Sendok

Melly Goeslaw. (Instagram/melly_goeslaw)

HerStory, Solo —

Melly Goeslaw sukses menurunkan berat badannya. Tapi ternyata dibalik tubuh langsing, ia harus melewati proses yang tidak mudah.

Melly Goeslaw mengaku melakukan tindakan ekstrem pada tubuhnya demi mengurangi berat badan yang gagal langsing setelah diusahakan selama 12 tahun.

Imbas dari pemotongan lambung itu, Melly Goeslaw tidak bisa lagi mencerna makanan selayaknya orang normal. Bahkan, saat sahur pun ia hanya bisa menyantap satu sendok makan nasi dan langsung merasa kenyang.

"Sahur paling hanya satu sendok, satu sendok nasi. Asli satu sendok," ucap Melly Goeslaw dalam podcast bersama Melaney Ricardo yang cuplikannya diunggah ulang akun @lambegosiip pada Selasa (25/4/2023).

Melaney Ricardo mengira satu sendok yang dimaksud Melly Goeslaw adalah satu centong nasi. Tapi, Melly Goeslwan menekankan kembali maksudnya adalah satu sendok makan.

"Centong ya maksudnya ya?" tanya Melaney Ricardo.

"Enggak, satu sendok makan," jawab Melly Goeslaw.

Satu sendok nasi tersebut juga dihabiskan Melly Goeslaw dengan penuh perjuangan. Ia harus mengunyah dengan pelan dan lama.

Baca Juga: Innalillahi... Melly Goeslaw Bawa Kabar Duka, Pedihnya Hati Kehilangan Sosok yang Dicinta!

Baca Juga: Melly Goeslaw Prihatin Lihat Prabowo Dicecar Dua Paslon Lain, Sang Penyanyi Berikan Dukungan Penuh: Banyak yang Sayang Sama Bapak...

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Dea Dezellynda Madya Ratri

Artikel Pilihan