Ilustrasi memeriksa tekanan darah. (Pixabay/Steve Buissinne)
Beauty, beberapa waktu lalu, umat Muslim di seluruh dunia baru saja menyambut hari Raya Idulfitri. Di mana, Lebaran tak hanya menjadi ajang berkumpul bersama keluarga, tetapi juga bebas menikmati makanan lezat.
Ya, hampir di setiap momen Lebaran, kita menikmati berbagai makanan khas yang tersaji saat Idulfitri. Seperti ketupat, opor ayam, rendang, hingga sambal goreng ati.
Tak ketinggalan, minuman manis, camilan khas lebaran seperti kue kering dan makanan asin lainnya juga menjadi menu andalan saat Lebaran tiba.
Nah Beauty, jika selama Lebaran kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut, sebaiknya berhati-hati agar tak memicu penyakit usai Lebaran.
Pasalnya, beberapa penyakit bisa kita alami setelah Lebaran. Hal ini karena asupan makanan yang tinggi lemak dan kalori hingga banyaknya mengonsumsi makanan pedas, asin dan manis.
Dirangkum HerStory, Kamis (27/4/2023), berikut beberapa penyakit yang rentan muncul usai Lebaran. Apa saja, ya?
Dokter Umum sekaligus Direktur RSU Muhammadiyah Prambanan, Dien Kalbu Ady, menyatakan, diare bisa terjadi setelah Lebaran. Hal ini dikarenakan diare dipicu oleh kelebihan konsumsi makanan asam, pedas, dan bersantan.
Di mana, makanan pedas dapat memicu diare karena mengandung capsaicin yang menciptakan rasa panas dan iritasi pada saluran pencernaan.
Penyakit lain yang kemungkinan timbul setelah Lebaran yakni maag. Maag muncul atau kambuh akibat terlalu banyak asam di lambung sehingga perut pun terasa panas dan tidak nyaman.
Asam lambung meningkat karena banyak mengonsumsi makanan pedas, asin, cokelat, dan kopi.
Selain itu, Lebaran juga membuat kolesterol tinggi karena mengonsumsi makanan bersantan, mentega, keju, hingga kuning telur secara berlebihan.
Radang tenggorokan atau faringitis juga bisa terjadi saat Lebaran. Kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan merokok, infeksi bakteri, dan udara kering, serta sering berteriak.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Andi Khomeini Takdir Haruni, menjelaskan, hipertensi juga muncul setelah Lebaran. Hipertensi disebabkan oleh konsumsi terlalu banyak garam atau makanan asin.
Selain itu, makanan asin yang tidak diimbangi konsumsi buah dan sayur juga menyebabkan hipertensi.
Diabetes adalah penyakit yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah di atas batas normal. Biasanya, kondisi diabetes ini disebabkan oleh mengonsumsi makanan tinggi gula dan malas beraktivitas fisik. Tak hanya diabetes, ada pula penyakit lain yang muncul setelah Lebaran yakni dislipidemia.
Dislipidemia merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar lipid atau lemak dalam darah tak normal, baik terlalu rendah atau tinggi. Kondisi dislipidemia menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
Berbagai gejala dari dislipidemia antara lain sesak napas, sakit kaki terutama saat berdiri atau berjalan, serta nyeri di sekujur tubuh.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.