Saat ini terapi untuk pengobatan kanker sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Tak hanya kemoterapi dan imunoterapi, kini telah ada personalised medicine yang memilliki tujuan memberikan ketahanan hidup yang lebih panjang bagi pasien kanker khususnya kanker kolorektal (KKR) yang telah mengalami penyebaran.

Personalised medicine atau pengobatan personal merupakan konsep yang didasari dengan mempelajari genotipe pasien sehingga mereka mendapatkan terapi atau pengobatan yang tepat untuk penyakitnya. Dokter akan melakukan uji genetik terlebih dahulu sebelum memberikan obat kepada pasien, dengan melakukan hal tersebut maka dokter bisa menentukan pengobatan mana yang cocok sehingga respon terhadap obat pun lebih baik. 

“Pengobatan kanker saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan perkembangan dalam teknologi kedokteran baik dalam bidang diagnosis maupun pengobatan, akibatnya terjadi perubahan besar-besaran dalam diagnosis dan pengobatan kanker pada umumnya dan pengobatan kanker kolorektal pada khususnya." ungkap Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid, FINASIM, FACP, selaku Konsultan Hematologi Onkologi Medik FKUIRSCM pada Virtual Media Briefing yang dilaksanakan pada Selasa (26/01/2021). 

Baca Juga: Waspada Kanker Usus Besar! Dokter Ingatkan Pentingnya Skrining Sedini Mungkin