Menu

Kasus Sifilis di Indonesia Kian Meningkat Didominasi Ibu Rumah Tangga, Kenali Gejalanya pada Wanita Moms!

12 Mei 2023 16:41 WIB
Kasus Sifilis di Indonesia Kian Meningkat Didominasi Ibu Rumah Tangga, Kenali Gejalanya pada Wanita Moms!

Ilustrasi Sifilis. (istockphoto/Edited By HerStory)

HerStory, Rembang —

Duniua kesehatan tengah dihebohkan dengan kabar penyakit sifilis di Indonesia yang kian meningkat. melansir dari website Kemenkes RI, penyakit sifilis didominasi oleh ibu rumah tangga.

Seperti diketahui penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema Pallidum. Pentakit ini juga dikenal dengan sebutan raja singa, bisa menimbulkan komplikasi jangka panjang bila dibiarkan tanpa penanganan dan pengobatan yang tepat Moms.

Penyabarannya bisa terjadi melalui hubungan seksual dengan pengidap sifilis karena adanya kontak langsung dengan luka sifilis. Selain itu, penyakit ini juga bisa ditularkan dari wanita yang terinfeksi pada bayi dalam kandungan atau melalui air susu.

Oleh sebab itu, penting agar para wanita tahu gejala sifilis atau raja singa yang mengintainya. Apa saja? Gejala sifilis pada wanita terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:

Gejala sifilis pada wanita tingkat primer

Pada tingkat ini, gejala mulai muncul di antara 10 - 90 hari atau rata-rata 21 hari setelah terpapar. Umumnya ditandai dengan munculnya luka terbuka dan tidak menimbulkan sakit pada sejumlah area, seperti mulut, alat kelamin, serta anus.

Luka ini juga tidak menimbulkan rasa sakit sehingga sulit untuk dideteksi bila muncul pada area sekitar organ intim. Luka biasnaya bertahan tiga sampai enam minggu dengan atau tanpa pengobatan Moms.

Gejala sifilis pada wanita tingkat sekunder

Jika ditingkat pertama sifilis tidak mendapat penanganan yang tepat, maka berpotensi menimbulkan gejala pada tingkat yang lebih parah. Beberapoa gejala yang muncul pada tingkat ini, meliputi:

  • ruam atau bercak merah di berbagai area tubuh. Biasanya bercak disertai tekstur yang kasar
  • demam
  • radang tenggorokan
  • sakit kepala
  • menurunnya berat badan
  • nyeri otot
  • rasa lelah yang berlebih
  • kelenjar getah bening yang membengkak
  • kandiloma lata
  • timbuylnya kulit atau lesi

Baca Juga: Selain Stop Hubungan Intim, Inilah Cara Lain untuk Cegah Penularan Penyakit Seksual dari Pasangan yang Mengidap Sifilis

Baca Juga: Kenali Bahaya Penyakit Sifilis, Penularannya Capai 70 Persen Dalam 5 Tahun Terakhir Ini Moms, Wow..

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Sri Handari

Artikel Pilihan