Menu

Pakar Ungkap Penyebab Sapi dan Kambing Meneteskan Air Mata saat Iduladha, Benar-benar Menangis Gak Sih?

29 Juni 2023 14:30 WIB
Pakar Ungkap Penyebab Sapi dan Kambing Meneteskan Air Mata saat Iduladha, Benar-benar Menangis Gak Sih?

Ilustrasi sapi kurban terlihat seperti menangis. (istockphoto/Edited By HerStory)

HerStory, Jakarta —

Umat Muslim merayakan Hari Raya Iduladha yang identik dengan menyembelih hewan kurban, seperti sapi dan kambing. Nah pada momen ini Beauty, pernahkah kamu mendapati sapi atau kambing menangis saat hendak disembelih?

Momen mengharukan ini juga pernah tertangkap kamera warganet di TikTok. Unggahan tersebut menunjukkan seekor sapi duduk terikat tali mengucurkan air mata seolah menangis sedih. 

Video itu menarik perhatian warganet, hingga dilihat lebih dari 6,9 juta kali. Lantas, apakah hewan kurban benar-benar menangis sedih saat ingin disembelih? 

Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), Slamet Raharjo menjelaskan, sapi kurban sebenarnya tak menangis saat akan disembelih pada hari raya Iduladha. 

Menurutnya, setiap spesies mamalia, seperti sapi dan kambing memiliki kelenjar air mata. Nah, kelenjar air mata tersebut berfungsi membasahi atau membersihkan mata ketika ada debu yang menempel.. 

“Bukan menangis. Air mata diproduksi secara normal setiap hari sehingga terlihat seperti bekas lelehan air mata di sisi tepi mata,” ungkapnya, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Kamis (29/6/2023). 

Lebih lanjut Slamet menjelaskan, saat akan disembelih sapi kurban diposisikan rebahan atau berbaring miring yang menyebabkan air mata keluar. 

“Posisi ini membuat kelenjar air mata secara spontan mengeluarkan air mata dan menetes atau meleleh keluar dari mata sehingga tampak seperti menangis," tutur Slamet.

Sejatinya, hewan kurban tak dapat menangis sedih lantaran akan disembelih. Apabila merasa terancam secara psikologis, hewan bukan menangis, tetapi menjadi beringas.

Menangis pada hewan yang menggambarkan ekspresi dari kondisi psikologisnya hanya ditemui pada primata, seperti kera, monyet dan orangutan. 

“Beberapa hewan seperti primata dikenal psikologis menangis, tapi pada sapi tidak dikenal psikologis menangis. Bahkan ketika misal tubuhnya kesakitan pun tidak ada tanda-tanda menangis seperti pada primata," ungkap Slamet.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan