Moms, kadang keadaan memaksa kamu dan suami untuk bekerja sehingga kesulitan untuk menitipkan anak. Dilema pun kadang menghampiri, lebih baik dititipkan ke mertua atau pengasuh ya? Moms, harus tau semua itu punya kelebihan dan kekurangannya.

Sebagian dari kamu ada yang tetap berkarir meskipun telah berumah tangga. Entah memang terpaksa karena keadaan ekonomi atau memang keinginan sendiri. Suami - istri bekerja memang memunculkan permasalahan mengenai anak, apakah bisa dibawa bekerja atau dititipkan? Opsi kedua yang paling banyak dilakukan oleh pasangan yang bekerja.

Gak ada yang ingin anaknya diurus oleh orang lain, termasuk keluarga sendiri. Namun kadang keadaan memaksa kamu untuk bekerja sehingga mau gak mau anak harus dititipkan.

Menitipkan anak dengan siapapun bukanlah hal yang mudah. Banyak pertimbangan dan kekahwatiran didalamnya. Kekhawatiran yang ditimbulkan biasanya bagaiamanan cara merawatnya, apakah makannya bernutrusu jika dikonsumsi orang lain, dan lainnya.

Menitipkan anak dengan mertua atau pengasuh memang mempunyai plus dan minusnya masing-masing. Dilansir dari berbagai sumber (10/02/2021), berikut penjelasannya!

Menitipkan ke Mertua

Rasanya lebih akan ya Moms bila si kecil diasuh dengan orang yang kamu percaya ketika bekerja? Namun kamu harus benar-benar pahami ya kelebihan dan kekurangannya

Kelebihan menitipkan si kecil pada mertua adalah norma atau tradisi keluarga yang turun temurun dapat langsung diwariskan ke anak. Moms juga bisa lebih tenang karena keamanan anak terjamin dan dapat memantau tumbuh kembang anak. Selain itu, terjalin hubungan yang harmonis antara nenek-kakek dengan cucuknya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menegur Anak yang Suka Merusak Barang?