Keadaan suasana manusia yang gak selalu bagus memang wajar, namun jika terus menerus bisa jadi kamu mengidap gangguan mental, misalnya bipolar disorder. Sering dikaitkan dengan mood swing, apakah keduanya sama?

Ternyata bipolar disorder dan mood swing itu adalah dua hal yang berbeda. Biasanya mood swing mulai terjadi ketika remaja di mana emosi kamu belum stabil. Namun jika hal ini terjadi secara terus menerus dapat memicu gejala bipolar disolder dikemudian hari. Oleh karena itu, kamu perlu lebih dekat dengan diri sendiri.

Mood swing adalah perubahan suasana hati yang kadang terjadi karena ada pemicunya. Biasanya mood swing terjadi jika ada pemicunya, misal kamu melihat atau mendengar hal yang gak kamu sukai atau kamu sedang mengalami stres karena suatu peristiwa. Mood swing bisa diatasi dengan melakukan hal yang kamu sukai, misalnya berolahraga. Tetapi apa bila kondisi ini gak bisa ditangani dengan baik dan berlarut-larut, bisa jadi pemicu gejala bipolar disorder.

Lain halnya dengan bipolar disolder, meski memiliki gejala yang sama yaitu perubahan suasana hati yang gampang berubah. Namun pengidap bipolar disolder susah mengatasinya bahkan sampai berlarut-larut hingga menganggu aktivitas sehari-hari.

Bipolar disorder merupakan salah satu gangguan mental, di mana pengidapnya mengalami suasana hati yang sangat drastis. Biasanya pengidapbipolar disorder mengalami fase mania dan hipomania, yaitu keadaan merasa sangat bersemangat, berbicara dengan cepat, gangguan tidur hingga rasa percaya diri yang berlebihan. Ada pun fase depresi yang dialaminya yaitu merasa sedih, putus asa, kesepian bahkan muncul perasaan ingin mengakhiri hidup.

Dilansir dari berbagai sumber (10/02/2021), berikut ciri-ciri gejala bipolar disolder yangterbagi dalam dua fase dan perlukamu ketahui: