Ilustrasi pil. (Freepik/jcomp)
Moms, hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah terlalu tinggi akibat adanya dorongan kuat dari darah di dinding arteri. Kondisi ini harus diwaspadai sebab dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih berbahaya, seperti penyakit jantung.
Salah satu cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi adalah dengan mengonsumsi obat hipertensi. Meski begitu, ternyata ada dampak samping dari obat ini, Moms.
Oleh karena itu, Moms gak boleh sembarangan dalam mengonsumsi obat hipertensi. Sebaiknya dapatkan rujukan dari dokter dan konsultasikan terlebih dahulu mengenai efek sampingnya.
Nah, kali ini, HerStory akan membahas tentang efek samping dari beberapa obat hipertensi. Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini, Moms.
Obat diuretik digunakan untuk mengurangi kadar air dan garam yang terlalu tinggi dalam tubuh. Obat hipertensi ini memiliki beberapa efek samping seperti susah buang air kecil hingga dalam beberapa kasus pasien pria mengalami masalah ereksi.
Obat yang satu ini berperan dalam menghalangi pembentukan hormon penyempit pembuluh darah. Biasanya pasien akan merasakan efek samping berupa batuk kering yang cukup sulit untuk hilang. Dalam beberapa kasus ada yang mengalami ruam hingga hilang indra perasa.
Sama seperti ACE inhibitors, obat yang satu ini juga menghalangi terjadinya penyempitan pembuluh darah. Efek samping yang mungkin dirasakan adalah rasa pusing.
Obat hipertensi yang satu ini membuat kalsium masuk otot-otot jantung dan sel pembuluh darah. Ada beberapa efek samping mencakup sembelit, pusing, jantung berdetak cepat, hingga pembengkakan di kaki.
Alpha blockers dapat mengurangi impuls saraf ke pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir dengan lancar. Efek sampingnya adalah penurunan tekanan darah, sakit kepala ringan, lemas saat berdiri tiba-tiba atau bangun di pagi hari, hingga detak jantung tak teratur.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.