Moms, siapa nih yang sedang menanti momen persalinan si kecil? Waah, pasti rasanya nggak sabar banget ya untuk bertemu dengan buah hati tercinta. Ketika kamu memutuskan untuk melahirkan secara normal atau melalui cara pervaginaan, tentunya kamu harus siap dengan kemungkinan dilakukannya proses induksi saat kontrasi tak kunjung datang. 

Meskipun pastinya tim dokter sudah mempertimbangkan segala hal sebelum melakukan induksi, tentu saja moms perlu mengetahui apa saja risiko yang bisa terjadi jika melewati tindakan induksi. Untuk mengetahuinya, yuk simak informasi berikut ini!

Meningkatkan risiko komplikasi 

Tindakan induksi dalam proses persalinan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meransang kontraksi. Biasanya dokter akan melakukan pemecahan ketuban atau melakukan induksi dengan bantuan obat-obatan. Namun perlu diketahui, ketika proses induksi telah selesai dilakukan, hal itu dapat menimbulkan fetal distress seperti detak jantung tak normal atau bahu bayi menyangkut di jalan lahir. 

Meningkatkan kemungkinan bayi butuh perawatan intensif 

Belum adanya kontraksi di masa-masa menjelang persalinan bisa jadi tanda bahwa perkembangan fisik bayi belum optimal. Oleh sebab itu, jika si kecil lahir dengan melalui proses induksi, dapat meningkatkan kemungkinan dirinya membutuhkan perawatan intensif.

Baca Juga: Jangan Takut! Induksi Ketika Melahirkan Hanya Akan Dilakukan Jika...