Moms, mungkin kamu gak sadar kalau perkataan yang kamu lontarkan dapat mengganggu keadaan psikologis anak, baik jangka waktu pendek atau panjang. Oleh karena itu, kamu pahami dan jauhi perkataan atau tindakan yang dapat melukai perasaan anak.

Sebagaian dari kamu mungkin menggapnya perkattaan atau tindakan itu adalah hal yang wajar atau gak sengaja. Namun hal itu bisa terekam dengan baik dalam memori anak, bahanya bisa dapat membekas dan memberikan efek negatif pada psikologis anak di kemudian hari. Oleh karena itu sebagai ibu harus mehami sifat dan prilaku laku anak secara mendalam.

Moms harus lebih peka mengenai respon atau ekspresi muka yang ditunjukkan anak terhadapat perkataan atau prilaku Moms ya. Jangan samapi kamu menyamainya dengan dirimu sendiri, suami, atau orang dewasa lainnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris mengemukakan bahwa anak-anak dengan ibu yang mudah emosional memiliki risiko yang lebih besar terkena depresi, kegelisahan, dan nekat di usia remaja.

Dr. Rebecca Pearson sebagai penulis juga mengatakan bahwa masalah serius yang dialami adalah masalah kesehatan mental. Jika ibu memiliki sifat curigaan terhadap anak, mungkin anak akan susah membangun emosional yang kuat dengan ibunya. Hal ini dapat mempengaharui perkembangan emosi anak dan hubungannya dengan orang lain.

Dilansir dari berbagai sumber (11/02/2021) mengenai cara mengasuh anak, beberapa tindakan dan perkataan ini harus Moms hindari agar kesehatan psikologis anak gak terganggu. Berikut penjelasannya!

Baca Juga: Bagaimana Cara Menegur Anak yang Suka Merusak Barang?