Artis Nikita Mirzani atau yang akrab disapa Nyai memang selalu ada aja ya masalahnya. Setelah acaranya ‘Nhi Kita Kepo’ ditegur KPI lantaran menampilkan barang-barang mewah, Nikita megajukan protes kepada Komisi Penyiaran Indonesia di akun instagramnya.

Nyai gak terima kalau acaranya diprotes karena hal tersebut. Nyai mengaku bingung dengan apa yang menjadi permasalahan KPI lantaran hanya memaerkan tas mahal koleksi pribadi.

“Cuma karena bilang murah banget, tas hermes dijadikan bantal atau uang pun disebar-sebar, emang kenapa?” ujar Nyai dalam instagram storynya.

Nyai menjelaskan bawah tas yang ditampilkan dalam acarnya adalah tas koleksi bintang tamu. Apapun yang Nyai lakukan dalam acaranya sudah dapat persetujuan dari bintang tamu.

Selain itu, Nyai juga mempertanyakan acara lain yang terbukti bersalah tetapi gak ada diteguran dari pihak KPI.

“Apa kabarnya pak sinetron-sinetron yang bisa ditonton sekarang. Apakah anak-anak gak bisa meniru dari adegan tersebut? Kenapa kita gak ketemuan aja sih dari pada main sosmed gini,” tantangnya.

Salah satu episode Nih Kita Kepo ditegur oleh KPI lantaran dianggap sudah melanggar aturan yaitu memamerkan barang-barang mewah.

KPI menjatuhkan sanksi administratif teguran kepada Progam Siaran “Nih Kita Kepo”. Progam ini dinilai gak mengindahkan Pedoman Prilaku Penyiaran dan Standar Progam Siaran (P3SPS) KPI tahun 20212 tentang perlindungan terhadap anak dan remaja dalam aspek isi siaran ini.

Adapun bentuk pelanggaran “Nih Kita Kepo” yaitu menampilkan koleksi barang-barang branded dan mewah dari Indra dan Vanessa berupa topi, kalung, jam tangan, cincin, sepatu, baju dan mobil. Barang-barang mewah itu oleh mereka dipandang sebagai barang yang murah.

Baca Juga: Siapkan Uang Rp1 Miliar, Nikita Mirzani Rencana Boyong 17 Orang Liburan ke Turki

Selain itum terdapat juga adegan seorang wanita yang menjadikan tas koleksinya sebagai bantal untuk tidur dan uang dolar yang dihambur-hamburkan.