Mochi es krim (Instagram/@lintangks)
Siapa yang gak suka dengan makanan manis? Mulai dari es krim, aneka kue, cokelat, dan lain-lain. Bahkan jenis makanan ini sering jadi obat bagi anak-anak muda jika sedang resah atau bingung dengan pikirannya sendiri.
Apakah kamu juga termasuk salah satunya Beauty? Sekilas memang rasanya enak, tapi makanan manis bisa memberikan dampak burun bagi kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga penyakit jantung.
Menurut Direktur P2PTM Kemenkes Dr. Eva Susanti, S.Kp, M.Kes, strategi pengendalian konsumsi gula, garam dan lemak (GGL) perlu dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit-penyakit tersebut.
Tentu ini membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, termasuk komunitas dan pihak swasta/industri pangan, ya Moms.
"Catatan Kemenkes itu sebanyak 28,7% masyarakat melebihi batas konsumsi GGL yang dianjurkan," ujar Doktor Eva, dilansir pada Jumat (21/7/2023).
Konsumsi tinggi GGL merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kenaikan angka penyakit tidak menular. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, konsumsi garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kematian akibat jantung dan stroke.
Konsumsi gula yang berlebihan berkontribusi pada kelebihan berat badan dan obesitas dan dapat menyebabkan penyakit diabetes, sedangkan konsumsi lemak trans meningkatkan risiko penyakit jantung dan kematian.
Jika kamu ingin mengurangi gula atau bahkan ingin mencoba hidup bebas gula, berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan, seperti dilansir dari laman Hello Sehat, Jumat (21/7/2023), antara lain:
Meskipun sulit, kamu perlu 'memaksa' dirimu untuk melakukannya demi menjaga kesehatan. Tidak perlu mendadak, lakukan secara perlahan asalkan dilakukan dengan konsisten sehingga kamu akan terbiasa hidup dengan rendah gula.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.