Permasalahan narkoba suaminya yang kini tengah ditahan pihak kepolisian dan ditambah laporan kasus KDRT yang menjadikan Nindy Ayunda sebagai korban cukup membuat awal tahun 2021 penyanyi wanita tersebut terasa berat. Belum lagi ditambah dengan tudingan penyekapan sopir pribadi yang dilakukan Nindy Ayunda baru-baru ini.

Kabar miring tersebut bermula datang dari pihak Askara Parasady Harsono yang membuka jumpa pers dan membeberkan apa saja yang sudah dilakukan Nindy Ayunda kepada sopir pribadi dan susternya.

Lalu berita ini diperkeruh oleh tindakan dari Rini Diana selaku istri dari sopir pribadi Nindy Ayunda, Sulaiman, yang membuat laporan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penyekapan yang dilakukan oleh Nindy Ayunda kepada Sulaiman. Enggak sendiri, Rini Diana membuat laporan ditemani dengan pengacara Milano Lubis dan Lisman Hasibuan.

"Rini Diana yang mana suaminya itu di dalam keterangan ibu ini sudah tiga hari tidak balik ke rumah. Karena ada kekhawatiran ibu ini menganggap punya perhatian yang besar disangka suaminya disekaplah kurang lebih begitu, makanya hari ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya," kata Lisman Hasibuan.

Menurut keterangan dari Rini Diana sendiri, ia merasa khawatir dengan kondisi suaminya yang terlihat seperti tertekan dan enggak pulang-pulang. Ia takut ada hal buruk yang terjadi.

"Tujuan saya sebenarnya cuma pengin suami saya balik. Mungkin ada masalah antara pekerjaannya lah. Cuma kok sepertinya pas kejadian tadi suami saya kayak ada tekanan. Nggak ada niat apa-apa buat saya. Saya cuma pengin suami saya balik saja. Cuma saya lihat ekspresinya seperti ada tekanan," kata Rini Diana.

Baca Juga: Askara Parasady Harsono Dinyatakan sebagai Tersangka KDRT Terhadap Nindy Ayunda