Ilustrasi penyakit kolesterol (Freepik/Edited by HerStory)
Beauty, pola hidup tak sehat seringkali jadi pemicu kadar kolesterol melonjak. Hal tersebut bisa berdampak buruk pada kesehatan.
Berbagai penyakit bisa dirasakan jika kadar kolesterol dalam darah mengalami peningkatan. Penderita kolesterol rentan terkena penyakit stroke dan jantung. Maka, penting bagi kita untuk mengontrol kadar kolesterol agar terhindar dari penyakit kronis tersebut.
Mengutip Eating Well, ada berbagai faktor yang menyebabkan naiknya kadar kolesterol jahat selain konsumsi makanan tinggi lemak. Berikut 5 kebiasaan yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah:
Gula tambahan bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik yang menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.
The American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi asupan gula tambahan tidak lebih dari 100 kalori per hari untuk perempuan dan 150 kalori per hari untuk laki-laki.
Perlu kamu ketahui, gula tambahan banyak ditemukan dalam makanan dan minuman manis seperti minuman soda, sereal batangan, dan beberapa yogurt.
Seperti gula tambahan, biji-bijian olahan memberikan nilai gizi minimal karena nutrisi penting di dalamnya hilang selama proses pembuatan.
Biji-bijian olahan bisa dicerna dan diserap tubuh dengan cepat sehingga menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba dan memicu pankreas untuk memproduksi dan melepaskan banyaki insulin.
Biji-bijian olahan yang dikonsumsi secara terus menerus bisa meningkatkan berat badan, trigliserida, resistensi insulin, dan menyebabkan penyakit jantung koroner.
Serat larut yang terkandung dalam makanan bertindak sebagai spons yang mengikat kolesterol dan lemak makanan dan membuangnya sebagai feses.
Misalnya, beta glukan, suatu bentuk serat larut dalam gandum bisa membantu menurunkan kolesterol. Laki-laki dan perempuan dianjurkan mengonsumsi serat masing-masing 38 gram dan 25 gram per hari
Orang yang kurang mendapatkan asupan lemak omega 3 bisa memicu kenaikan kadar kolesterol jahat. Ikan berlemak seperti salmon, makarel, herring, dan sarden kaya akan lemak omega 3 yang bisa meningkatkan kolesterol baik.
Kurang olahraga atau tubuh tidak aktif bisa memicu naiknya kadar kolesterol jahat.
Asal tahu saja, melakukan aktivitas fisik secara teratur bisa mendorong penurunan berat badan dan kadar kolesterol yang lebih sehat dengan membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.
Kamu bisa mulai dengan melakukan olaharaga selama 30 menit setiap hari.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.