Menu

Tanggulangi Pencemaran Polusi, BRIN Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca, Apa Itu?

22 Agustus 2023 10:25 WIB
Tanggulangi Pencemaran Polusi, BRIN Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca, Apa Itu?

Ilustrasi perkotaan dengan polusi udara (Freepik/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Polusi udara yang ugal-ugalan di Jakarta kian mengkhawatirkan ya, Beauty. Selain mencemari lingkungan, polusi udara juga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. 

Menanggulangi kondisi tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). 

Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN, Budi Harsoyo mengatakan, sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat bagian Selatan pada 19-21 Agustus.  

"Sabtu kemarin sudah dilaksanakan satu sorti penerbangan dengan target penyemaian di wilayah Kabupaten Cianjur, Depok, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat," ujar Budi, dalam siaran pers di laman BRIN, dikutip HerStory, Selasa (22/8/2023). 

TMC dilakukan untuk mengurangi polutan. Perlu diketahui, kegiatan ini sudah pernah dilakukan di beberapa negara, yaitu China, Korea Selatan, Thailand, dan India. 

Lantas, apa itu TMC? 

TMC dilakukan untuk meningkatkan intensitas curah hujan di suatu tempat (rain enhancement). Selain itu TMC juga dapat juga digunakan untuk kondisi sebaliknya (rain reduction). 

Dalam konteks pemanasan global yang mengakibatkan terjadinya perubahan iklim, TMC menjadi salah satu solusi dalam mengurangi kerugian yang ditimbulkan bencana, oleh faktor iklim dan cuaca.

Adapun caranya, Beauty, dengan menaburkan bahan semai dalam bentuk dry ice atau es kering di ketinggian tertentu di udara. Lalu, terdapat semacam hamparan awan serupa karpet panjang.

Hal itu terjadi karena tak adanya perbedaan temperatur di titik ketinggian tersebut atau isotherm, yang kemudian menimbulkan lapisan inversi. 

"Nah, ini yang akan kita ganggu, dibuka ibaratnya, sehingga kumpulan-kumpulan polutan yang terkungkung di sekitar wilayah Jakarta bisa terus naik ke atas," ungkap Budi. 

Meski demikian Beauty, metode TMC tanpa hujan memerlukan persiapan matang. Saat ini, BRIN masih perlu mendesain dan membuat konsul untuk menempatkan dry ice di dalam kabin pesawat. 

Selain itu, ada satu alternatif bahan semai lain yang bisa dicoba dan lebih memungkinkan diimplementasikan, yaitu kapur tohor. Bedanya, dry ice membuat udara agar menjadi lebih dingin, sementara kapur tohor sebaliknya, mengkondisikan udara jadi panas. 

"Tapi prinsipnya sama, mengkondisikan suhu di lapisan isotherm pada ketinggian tertentu untuk mengganggu kestabilan atmosfer," tutur Budi.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ummu Hani

Artikel Pilihan