Penggunaan obat-obatan untuk ibu menyusui memang perlu diperhatikan dengan baik, apalagi kandungan obat tertentu bisa memengaruhi kualitas ASI. Kalau kualitas ASI terganggu, dikhawatirkan memberikan dampak buruk bagi kesehatan si kecil.

Untuk itu, sangat disarankan untuk Ibu menyusui konsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan. Jika sudah terlanjur, jangan dilanjutkan ya, Moms. Khawatirnya kondisi perkembangan si kecil akan terdampak.

Lalu, obat apa saja ya yang enggak boleh dikonsumsi oleh Ibu menyusui?

1. Obat analgesik atau penghilang nyeri

Berikut beberapa jenis obat analgesik atau penghilang nyeri yang seharusnya enggak dikonsumsi oleh ibu menyusui, antara lain:

- Antalgin karena apabila dikonsumsi bisa masuk dan terserap ke dalam ASI. 

- Aspirin (asam asetilsalisilat) enggak disarankan karena dapat berpengaruh buruk pada kesehatan diri sendiri dan si Kecil melalui ASI yang diproduksi. 

2. Obat antibiotik

Berikut obat antibiotik yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena bisa memengaruhi kualitas ASI, seperti: 

- Chloramphenicol dapat terserap ke dalam ASI dan membahayakan kesehatan si Kecil. 

- Ciprofloxacin enggak dianjurkan untuk digunakan oleh ibu yang sedang menyusui karena dapat menyebabkan efek samping, seperti penyakit persendian.

- Doksisiklin enggak aman dikonsumsi saat menyusui karena dapat terekstraksi pada ASI. Efek jangka panjangnya, bayi bisa mengalami gangguan tulang.

3. Obat kemoterapi khususnya untuk kanker

Baca Juga: Ini 4 Perubahan yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui

Dilansir dari Pregnancy Birthbaby, ibu menyusui enggak disarankan untuk menyusui ketika sedang mengonsumsi obat-obatan kemoterapi. Khususnya beberapa obat kemoterapi untuk kanker karena bisa membahayakan si Kecil melalui kualitasi ASI.