Di tengah pandemi virus corona, muncul lagi sebuah virus baru di China. Pemberitaan tentang hantavirus ramai dibicarakan setelah media lokal China memberi informasi mengenai seorang laki-laki yang meninggal dunia di provinsi Yunnan akibat positif terjangkit hantavirus. Hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar melalui tikus.

Masyarakat cukup khawatir kalau hantavirus dapat mewabah seperti virus corona sekarang. Sebenarnya hantavirus itu bahaya enggak sih? Lalu, apa penyebab dan gejalanya? Simak baik-baik ya, Beauty! Berikut ini penyebab dan gejala hantavirus yang mulai muncul di China. 

Penyebab hantavirus

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS, anggota keluarga patogen hantavirus sebagian besar disebabkan oleh tikus. Hantavirus ditularkan melalui udara. Seseorang dapat terjangkit hantavirus jika digigit oleh hewan yang terinfeksi.

Baca Juga: Sabun vs Hand Sanitizer, Lebih Efektif Mana untuk Bunuh Virus Corona?

CDC juga mengatakan bahwa seseorang dapat terinfeksi hantavirus jika seseorang menyentuh mulut atau hidung setelah memegang permukaan yang telah terkontaminasi dengan urine, kotoran, atau air liur tikus. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena hantavirus bukan ancaman kesehatan masyarakat global.

Gejala hantavirus

Gejala yang disebabkan oleh hantavirus, seperti kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, pusing, kedinginan dan masalah perut. Untuk batuk dan sesak napas terjadi setelahnya. 

Tak ada perawatan khusus, pengobatan atau vaksin untuk inveksi hantavirus. Namun, apabila ada seseorang yang terinfeksi dan menerima perawatan medis secara intensif, kondisinya akan membaik.

Nah, kalau kamu berada di sekitar hewan tersebut dan mengalami gejala-gejala seperti hantavirus, segera periksakan ke dokter. Jangan lupa untuk memberitahu kalau kamu berada di sekitar hewan pengerat tersebut.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.