Semenjak pandemi Covid-19 melanda hampir seluruh negara, banyak tren yang terjadi, termasuk tren menggunakan masker. Agar penggunaan masker terlihat lebih treni banyak sekali aksesoris masker yang bermunculan seperti konektor masker dan strap masker.

Untuk strap masker sendiri menimbulkan banyak pro-kontra oleh banyak kalangan. Beberapa diantaranya menyetuji penggunaan strap masker karena dapat memudahkan kamu menaruh masker, namun sebagian ada yang berpendapat bahwa itu membahayakan.

Penggunaan tren tali masker berawal dari idol Kore Selatan yang mengenakannya. Tali masker yang digunakan membantunya dalam menyimpan masker. Ketika sedang menyanyi dan membuka masker maka masker dilipat dan digantung di lehar. Jadi masker gak kotor dan hilang

Sejak munculnya tren strap masker, berbagai kalangan mulai dari public figure hingga masyarakat biasa pun menggunakannya. Berbagai macam bentuk, motif dan warna dari kain masker dijual di pasaran. Harganya pun bervarian tergantung bahan-bahan yang digunakan.

Sebenarnya, tren strap masker ini membuat pegrajin atau masyarakat menjadi lebih kreatif. Pasalnya strap masker ini dibuat dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan seperti manik-manik, tali, hingga rantai yang dimodifikasi.

Dilansir dari berbagai sumber (25/02/2021), Ini dia pro dan kontra yang ada di kalangan masyarakat tentang tren strap masker?

Baca Juga: Bantuan 35 Juta Masker untuk Masyarakat Disalurkan Melalui TNI dan Polri | Infografis