Ketimpangan dan ketidakseteraan gender masih terlihat sangat jelas hingga hari ini. Dimulai dari aksesibilitas wanita di ruang publik, pendidikan, dan hak lainnya seharusnya menjadi ruang yang bisa memberdayakan wanita.

Di hari international women's day yang jatuh pada hari ini, (08/03/2021) Kemen PPPA dan Kalbe berkolaborasi untuk mewujudkan program Perempuan Kebanggaan Indonesia. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan aksesibilitas yang setara dan pencegahan kekerasan dapat mengantar perempuan pada pemberdayaan.

Seperti yang kita ketahui, wanita memiliki peranan yang sangat penting bagi negara. Salah satunya di sektor ekonomi. Di tengah pandemi yang mengguncang sekor ekonomi, 82% pelaku usaha mikro atau bisnis skala industri rumahan mengalami penurunan angka penjualan karena tingginya harga bahan baku. 

Namun berdasarkan survei yangdilakukan oleh UNDP, bisnis yang dikelola oleh wanita lebih resiliens terhadap perubahan ketimbang bisnis yang dikelola oleh pria. 

Data perkembangaan usaha mikro kecil dan menengah pada tahun 2018 juga menunjukkan lebih dari 50% UMKM dimiliki dan dikelola oleh wanita. Bahkan, UMKM yang dikelola oleh wanita berontribusi sebesar 61 persen terhadap PDB.

"Kekuatan perempuan di bidang ekonomi, khususnya kewirausahaan sangat besar. Berdasarkan Data Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Besar di Indonesia padan 2014-2018, dari total usaha yang berjumlah 64 juta unit usaha, 99,99% usaha di Indonesia adalah UMKM, serta lebih dari 50% usaha mikro dan kecil di Indonesia dimiliki dan dikelola oleh perempuan,"ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga.

Baca Juga: jangan Diam Saja! Ini yang Harus Kamu Lakukan Ketika Melihat Pelecehan Seksual