Nyeri menstruasi merupakan hal yang umum dialami para wanita ketika mereka sedang mengalami menstruasi. Nyeri ini tentu saja menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, ketidaknyamanan, bahkan hingga dapat membuat wanita pual serta pusing.

Tak berhenti hanya di situ, ternyata nyeri menstruasi mampu memberikan dampak buruk lainnya bagi wanita.

Sebuah penelitian seperti dilansir dari berbagai sumber, (09/03/2021) menyebutkan bahwa nyeri menstruasi dapat menurunkan tingkat kecerdasan dan keaktifan otak wanita.

Penelitian yang dilakukan di University of Bath ini meminta 52 wanita dewasa yang sedang menstruasi untuk mengerjakan sebuah tes. Tes tersebut berfungsi mengukur kemampuan mereka untuk menyelesaikan soal yang membutuhkan kemampuan berpikir dan konsentrasi yang cukup tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana rasa sakit tersebut mempengaruhi para wanita dalam bekerja dan melakukan aktivitas. Hasilnya, rasa sakit karena nyeri menstruasi ternyata dapat memengaruhi wanita dalam melakukan berbagai aktivitas.

Rasa sakit itu menyita perhatian wanita dan mampu menurunkan kemampuan kognitif otak mereka.

Baca Juga: Perlukah Bayi Dibedong? Simak Sederet Mitos dan Faktanya

Nyeri menstruasi atau yang dalam istilah medis disebut dengan dismenore adalah kondisi yang dialami lebih dari 40% wanita. Nyeri ini bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang serius bagi 15% wanita.