Menu

Bikin Hubungan Seks Makin Panas, Ini Sumber Inspirasi Posisi Seks yang Wajib Dijajal Pasutri Agar Tak Bosan, Cuss Buktikan!

02 Mei 2024 23:15 WIB
Bikin Hubungan Seks Makin Panas, Ini Sumber Inspirasi Posisi Seks yang Wajib Dijajal Pasutri Agar Tak Bosan, Cuss Buktikan!

Ilustrasi gaya bercinta menggantung wortel. (Shutterstock/Edited By HerStory)

HerStory, Jakarta —

Biasanya, oang menjadikan film dewasa tau bokep sebagai referensi untuk bercinta dengan pasangan. Moms dan Dads seperti ini juga gak?

Padahal, menurut seksolog menggunakan referensi itu untuk berhubungan seks bisa bahaya lho Moms!

Seksolog dr. Haekal Anshari menegaskan film bokep bukan media yang tepat mencari inspirasi posisi seks dan teknik membuat pasangan orgasme

Ini karena film bokep bisa membuat penontonnya kecanduan, karena pasangan bisa puas meski tak dirangsang secara fisik oleh pasangannya.

"Film biru bukan media yang dapat dijadikan referensi untuk belajar teknik dan posisi berhubungan seksual. Karena sekali menonton film biru dan mendapatkan kenikmatan bahkan kepuasan darinya, maka akan muncul keinginan untuk terus mengulang," ujar dr. Haekal melalui konten edukasi di Instagram pribadinya, dikutip dari sindikasi konten suara.com, pada Kamis (2/5/2024).

Alih-alih dapat inspirasi posisi seks, film bokep hanya menyebabkan seseorang insekyur atau insecure yaitu perasaan ragu, cemas dan kurang percaya diri yang dapat menganggu kehidupan sehari-hari. Hasilnya pasangan atau diri sendiri malah punya pikiran buruk pada diri sendiri.

Kondisi ini terjadi karena film bokep memicu harapan dan ekspektasi berlebihan dan tak realistis serta gangguan fungsi otak, perilaku dan sebagainya. Di mana semuanya berisiko akan mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan fisik dan mental.

"Bahkan di dalam film biru tidak dijelaskan secara detail tentang tahapan, tujuan, manfaat, risiko dan harapan dari teknik dan posisi berhubungan seksual yang dilakukan," ungkap dr. Haekal.

Dokter yang juga pakar kecantikan itu mengingatkan jika film bokep cenderung menonjolkan eksploitasi seksual, alih-alih memberi edukasi atau solusi dari yang dihadapi pasangan. Bahkan eksploitasi ini cenderung tak realistis atau sesuai kenyataan, ditambah cenderung tak beretika karena melanggar nilai-nilai yang dianut seseorang.

"Sama halnya dengan film komersial lain, film biru juga melalui proses editing, rekayasa visual dan menggunakan pemeran pengganti. Sehingga film biru tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk dijadikan referensi belajar teknik dan posisi berhubungan seksual karena adegan yang disajikan tidak lagi alami dan tidak sesuai realita," jelasnya.

Baca Juga: Jangan Ikuti Film Porno! Ini 5 Posisi Seks untuk Pemalas, Gak Perlu Banyak Gerak tapi Tetap Nikmat! Cuss Langsung Praktik Malam Ini!

Baca Juga: Nikmat Tiada Tahan, Ini 5 Manfaat Bercinta dengan Posisi Berdiri, Bisa Jadi Rahasia Hubungan Langgeng Lho Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan