Ketika ada bayi yang baru lahir, kamu mungkin sering melihat wanita yang buru-buru mendekatinya. Merke berebut untuk menggoda bayi hingga menggendongnya. Apakah kamu seperti itu juga, Beauty?

Selama ini, rasa ingin dekat dengan bayi dikaitkan dengan naluri wanita sebagai ibu atau calon ibu. Namun sebuah penelitian mengungkap bahwa salah satu faktor yang menyebabkan kecenderungan ini adalah bau bayi yang baru lahir.

Aroma yang dimiliki bayi baru lahir diketahui langsung terhubung dengan pusat kesenangan pada otak wanita. Hal ini berlaku baik pada bayi mereka sendiri maupun bayi orang lain. Walaupun hasil penelitian menunjukkan bahwa efek pada ibu baru lebih kuat daripada pada wanita yang belum pernah memiliki anak.

"Area (dalam otak) ini biasanya aktif ketika seseorang merasa lapar dan mencium bau makanan lezat, atau jika seorang pecandu obat membau obat yang membuat mereka kecanduan," ungkap penulis Johannes Franselli, peneliti dan dosen dari University of Montreal, seperti dilansir dari Today (10/03/2021).

Aroma yang dimiliki bayi yang baru lahir ini menurut peneliti juga merupakan alat yang dianugerahkan pada manusia untuk membentuk ikatan kuat antara ibu dan anaknya. Hal ini karena efek aroma bayi yang baru lahir pada otak wanita sangat kuat.

Sayangnya, peneliti belum mengamati efek aroma bayi ini pada pria, sehingga mereka belum mengetahui reaksi pria sekaligus membandingkannya dengan wanita.