Selama ini mungkin Moms memberikan susu formula yang sama pada anak laki-laki atau perempuan. Hal yang terpenting, susu itu mengandung banyak nutrisi dan rendah gula.

Di sisi lain, seorang peneliti bernama Katie Hinde menyebut kalau susu formula harus dibedakan untuk bayi perempuan dan laki-laki. Hal ini karena bayi perempuan dan laki-laki memiliki kebutuhan yang berbeda.

Dilansir dari berbagai sumber, (10/03/2021) Dr. Hinde menjelaskan bahwa air susu ibu biasanya berbeda-beda. Hal ini diungkap setelah Hinde menemukan bahwa monyet yang menyusui memproduksi air susu yang berbeda untuk bayi mereka. Air susu untuk bayi perempuan biasanya lebih kaya akan kalsium dan untuk laki-laki lebih banyak mengandung lemak. Hal yang hampir serupa pun ditemukan pada manusia.

Selain itu, bayi perempuan dan laki-laki juga memiliki respon yang berbeda pada air susu ibu. Hal ini berkaitan dengan adanya hormon stres cortisol pada air susu ibu. Bayi perempuan lebih terpengaruh jika air susu ibu mereka mengandung banyak hormon cortisol.

Meski hasil ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, namun Hinde menyarankan agar susu formula dibuat lebih spesifik berdasarkan jenis kelamin bayi. Menurutnya, bayi perempuan lebih membutuhkan air susu yang mengandung banyak kalsium, sementara bayi laki-laki membutuhkan lebih banyak lemak.

Hinde menjelaskan bahwa masyarakat berhak atas susu formula yang lebih baik, bagi mereka yang tidak memberikan asi pada anak mereka. Masyarakat boleh saja bersikap skeptis terhadap konsep susu formula yang cocok untuk semua bayi.

Bagaimana pendapatmu, Moms?