Bagi wanita yang baru pertama kali melahirkan, adaptasi pasca melahirkan adalah sebuah tantangan. Oleh karena itu perlu dampingan dari suami karena banyak hal yang terjadi pasca melahirkan.

“Angka kematian pada ibu setelah melahirkan cukup tinggi,” ujar dr. Ivan M Sondakh, SP. OG sebagai Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Klinik Health360 Indonesia.

Dilansir dari penelitian J. A Fortney, M Kotelchuck, L H Glover mengenai The Postpartum: The Key to Maternal Mortality (10/03/2021) bahwa sebanyak 60% kematian maternal terjadi kepada ibu setelah melahirkan.

Selain itu, menurut penelitian lainnya selama 42 hari pasca melairkan sebanyak 4,8% pasien ibu pasca melahirkan di Unit Gawat Darurat atau UGD. Terdapat juga 8,3% pasien UGD yaitu ibu pasca melahirkan selama 90 hari.

Pasca melahirkan hingga dua bulan setelahnya, banyak hal-hal yang harus diwaspadai. Hal ini disebabkan karena masa adaptasi wanita karena telah menjadi seorang ibu. Biasanya terjadi perubahan baik fisik maupun mental.

Disamping itu, ada beberapa gangguan kesehatan lainnya yang harus diwaspadai selama pasca melahirkan. Gangguan tersebut diantaranya demam, nyeri yang semakin bertambah, sesak atau nyeri dada, ada gangguan mood atau depresi, dan lainnya.

Baca Juga: Moms Gak Usah Takut, Ini Dia Perubahan Fisik yang Wajar Pasca Melahirkan