Menu

Jangan Salah Kaprah, Ini Teknik Terbaik untuk Hair Transplant, Sudah Bisa Dilakukan di Jakarta Lho

16 Mei 2024 09:42 WIB
Jangan Salah Kaprah, Ini Teknik Terbaik untuk Hair Transplant, Sudah Bisa Dilakukan di Jakarta Lho

dr. Cintawati Farmanina M.Bio (AAM) melalui Farmanina Clinic yang merupakan owner dari Farmanina Clinic yang merupakan representative DHI International di Indonesia (istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, apakah kamu memiliki masalah kebotakan? Nah, salah satu solusi yang paling populer untuk mengatasi hal itu adalah dengan tindakan Hair Transplant atau dikenal dengan istilah tanam rambut.

Perawatan tersebut bisa jadi populer, karena hasilnya yang terbilang lebih cepat dibanding perawatan rambut lainnya, maka perawatan ini menjadi pilihan para pria dan wanita untuk memperbaiki penampilan dan mengembalikan kepercayaan diri.

Namun siapa yang tau mengenai beberapa fakta mengenai hair transplant? Tindakan medis ini mulai dikenal pada tahun 70’an dengan sistem yang disebut Follicular Unit Transplantation (FUT) atau yang sering disebut dengan strip. Teknik ini dilakukan dengan mengangkat kulit kepala beserta rambut dari belakang kepala, lalu rambut - rambut tersebut dipisahkan dengan kulitnya dan dipasangkan kembali ke kepala dengan menggunakan pinset.

Dalam perkembangannya sekitar awal tahun 2000 diperkenalkan suatu sistem yang disebut dengan Follicular Unit Extraction (FUE) yang merupakan teknik transplantasi rambut yang paling banyak digunakan di dunia. Untuk melakukan teknik ini, Dokter tidak perlu membuat sayatan pada kulit kepala yang akan

meninggalkan bekas jahitan, tetapi dokter hanya mencabut rambut beserta folikelnya dari belakang kepala dan ditanamkan kembali di daerah yang mengalami kebotakan dengan cara membuat banyak sayatan dan memasukkan folikel rambut satu persatu di lubang yang telah dibuat menggunakan pinset.

Terakhir adalah teknik yang disebut dengan Direct Hair Implantation atau yang lebih dikenal dengan teknik DHI, di mana rambut yang ditanam tidak lagi ditanam dengan cara membuat sayatan dan memasukkan rambut dengan pinset, tetapi menggunakan alat sehingga Dokter dapat mengatur baik kedalaman, kemiringan dan arah tumbuhnya sehingga hasilnya tampak jauh lebih natural dibanding 2 teknik sebelumnya.

Di Indonesia pada saat ini banyak klinik yang menyediakan layanan transplantasi rambut dan ribuan orang telah melakukan transplantasi rambut di Indonesia tanpa perlu ke luar negeri lagi.

Teknik DHI sendiri sebagai teknik transplantasi rambut dengan teknologi terbaru masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh dr.Cintawati Farmanina M.Bio(AAM) melalui Farmanina Clinic yang merupakan representative DHI International yang merupakan klinik transplantasi terbesar di dunia yang telah mempunyai lebih dari 75 klinik di 45 negara.

Dalam penjelasannya dr.Cintawati Farmanina yang lebih dikenal dengan dr.Nina mengatakan bahwa mengapa beliau memutuskan untuk mempelajari dan membawa teknik DHI ke Indonesia “Selain Teknologi DHI merupakan pengembangan terbaru dari industri transplantasi rambut, hasilnya pun lebih natural, kepadatan rambut yang lebih baik dan tingkat keberhasilannya sangat tinggi. Kami bahkan berani memberi garansi 97i yang ditanam pasti akan tumbuh.”

Baca Juga: Rekomendasi 5 Bahan Alami yang Bisa Hempas Semua Masalah Rambut, Mulai dari Uban Sampai Rambut Kasar!

Baca Juga: Mulai dari Teh Basi hingga Gula Pasir, Inilah 5 Bahan Dapur yang Bisa Jadi Body Care Alami, Intip Juga Yuk Cara Mengolahnya!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan