Selama masa belajar mengajar dilakukan di rumah, otomatis orang tua jadi harus mendampingi si kecil untuk belajar. Apalagi jika anak masih di usia yang muda, orang tua harus membagi waktu untuk mengajari dan mendampingi si kecil.

Anak-anak yang masih kecil, mungkin akan sulit untuk diajak duduk dan belajar bersama. Akibatnya, nggak jarang anak malah pergi main dan ibunya yang "sekolah".

Tahukah Moms, kalau kebiasaan menggantikan peran si kecil untuk belajar dan mengerjakan tugas-tugasnya bisa berdampak pada perkembangan anak.

Proses pembelajaran dan tugas-tugas yang diberikan gurunya adalah salah satu cara untuk membentuk rasa tanggung jawab dan menambah pengetahuan anak. Kalau Moms yang mengerjakannya, tentu si anak jadi nggak mendapatkan ilmunya.

Dilansir dari berbagai sumber, (12/03/2021) sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan diterbitkan Journal of Social and Clinical Psychology mengungkapkan bahwa perilaku memberi bantuan terhadap anak dalam mengerjakan PR dapat menghambat perkembangan pengetahuan dan keterampilan mereka.

Di sisi lain, tindakan yang dilakukan oleh orang tua tersebut juga dapat membuat anak merasa rendah diri dan tidak mampu dalam mengerjakan suatu hal.

Baca Juga: Kota Bekasi Telah Uji Coba Terapkan Belajar Tatap Muka di Sekolah, Begini Dampak Positifnya Bagi Anak!