Menu

Kisah Viva Cosmetics, Brand Kosmetik Pertama dengan Label Made in Indonesia

27 Desember 2024 22:40 WIB
Kisah Viva Cosmetics, Brand Kosmetik Pertama dengan Label Made in Indonesia

Rangkaian produk dari Viva Cosmetics (Instagram/viva.cosmetics)

HerStory, Jakarta —

Siapa yang tak kenal dengan brand kosmetik Viva Cosmetics? Brand kosmetik legendaris ini masih eksis di tengah gempuran beragam macam brand makeup lain. Hingga kini, Viva Cosmetics memiliki lebih dari 500 jenis produk kosmetik dan meluncurkan 5-10 produk baru setiap tahunnya. Bagaimana perjalanan jatuh bangun Viva hingga menjadi sebesar sekarang? Mari kita simak kisahnya berikut ini.

Dimulai dari 5 Sekawan

Mulanya, PT General Indonesian Producing Centre didirikan oleh Haji Muhammad Hoesin Ahamid, Nehemia Pesik, Drs. Wim Kalona Apt, Drs. Estefanus Looho Apt, dan Drs. Gouw Soen Hok Apt. Di tahun 1962, Dr. Tio Tiong Hoo mengembangkan perusahaan dengan membuat kosmetik. Langkah ini menjadi awal dari perjalanan panjang Viva Cosmetics.

Berganti Nama

Pada tahun 1964, perusahaan berganti nama menjadi PT Paberik Pharmasi Vita karena produk utamanya adalah obat-obatan. Seiring berjalannya waktu dan perubahan fokus bisnis, pada tahun 1998 perusahaan ini kembali berganti nama menjadi PT Vitapharm dan berfokus pada produk kosmetik hingga saat ini.

Label Made in Indonesia

Pada tahun 1970, Viva Cosmetics mulai menggunakan label "Made in Indonesia". Dengan membawa nilai produk yang cocok untuk daerah tropis, Viva Cosmetics menekankan rasa cinta terhadap produk dalam negeri dan memastikan produk mereka sesuai dengan kebutuhan wanita Indonesia. Langkah ini memperkuat identitas mereka sebagai brand lokal yang berkualitas.

Baca Juga: Mulai Rp20 Ribuan Aja, Ini Rekomendasi Serum Viva Ampuh Hempas Masalah Kulit, Jadi Solusi Praktis Jaman Now!

Baca Juga: Murah Meriah! Ini 3 Rekomendasi Pembersih Wajah Sebelum Cuci Muka dari Brand Lokal

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah