Ilustrasi sistem reproduksi wanita (Sumber: Freepik)
Beauty tahu gak sih kalau saat ini ternyata beberapa wanita ingin menunda kehamilannya dan mengambil langkah dengan melakukan egg freezing, lho!
Tindakan ini sudah sangat populer di Jepang. Lebih dari sekedar tren, egg freezing menjadi bagian dari perencanaan masa depan terutama untuk mereka yang ingin menunda anak agar kelak di masa tua mereka masih bisa hamil. Bahkan, beberapa perusahaan bahkan memberi subsidi untuk prosedur ini lho!
FYI nih Beauty, egg freezing adalah teknologi pembekuan sel telur perempuan dan disimpan di rumah sakit atau bank sel telur khusus.
Alasan para perempuan lakukan ini karena mereka ingin menunda kehamilan. Ketika mereka siap, sel telur tadi akan dicairkan dan dibuahi oleh sperma melalui fertilisasi in vitro (bayi tabung).
Dilansir dari laman The Japan Times, biaya untuk egg freezing bergantung pada jumlah sel telur yang dibekukan. Proses pengambilan dan pembekuan sel telur menghabiskan biaya ¥500.000 setara Rp55 juta ($3.300) dan ¥600.000 setara Rp66,2 juta, dengan biaya penyimpanan tahunan berkisar antara ¥50.000 hingga ¥100.000.
Konon, di tahun 2025 pemerintah Jepang menggandakan anggarannya untuk program ini yakni menjadi ¥1 miliar di tahun fiskal 2025.
Bukan tanpa alasan, pemerintah Jepang ingin para wanita di Jepang ikut melaksanakan teknologi tersebut. Maka dari itu, mereka menaikkan subsidi untuk egg freezing.
Bahkab, Gubernur Tokyo Yuriko Koike, seorang advokat utama, berkata, “Saya berharap opsi ini tersedia saat saya masih muda.”
Gimana, kamu tertarik juga gak untuk melakukan egg freezein?
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.