Sumber konten: istimewa
Meningkatnya kebutuhan visual estetik dalam era digital mendorong berkembangnya industri aksesori fotografi lokal. Alasfotoprops, UMKM yang dirintis Ferdi sejak usia 21 tahun, kini menjelma menjadi andalan para pelaku UMKM, fotografer, dan content creator dalam menciptakan visual produk yang menarik.
Awalnya pada 2017, Ferdi mendirikan Alasfotoprops sebagai solusi bagi pelaku usaha kecil yang belum memiliki akses terhadap peralatan foto profesional. Ia menciptakan alas foto yang estetik, ekonomis, dan praktis digunakan.
Kini, bisnis rumahan tersebut telah berkembang menjadi UMKM mandiri dengan penjualan ribuan produk setiap bulan melalui platform Shopee lho, Beauty!
“Saya berpikir, bagaimana kalau saya bantu mereka membuat tampilan produk lebih menarik dengan cara yang simpel dan terjangkau? Dari situlah lahir ide membuat alas foto khusus, latar belakang yang bisa digunakan pelaku UMKM untuk mengambil foto produk layaknya profesional, namun tetap ekonomis dan mudah digunakan,” jelas Ferdi.
Melalui dukungan dan peluang yang dihadirkan ekosistem Shopee, seperti kampanye belanja tanggal kembar, fitur Shopee Live dan Shopee Video, serta program inkubasi UMKM, Ferdi mengakui penjualan Alasfotoprops mengalami peningkatan hingga lebih dari tiga kali lipat saat periode kampanye, lho!
“Setiap kali kampanye belanja tanggal kembar berlangsung, kami selalu mencatat peningkatan penjualan yang signifikan. Bahkan secara rata-rata, pesanan saat kampanye tanggal kembar bisa melonjak lebih dari 3 kali lipat dibanding hari biasa. Dari momentum inilah kami bisa meningkatkan kapasitas produksi dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar,” tutur Ferdi.
Di tahun 2025, Ferdi tengah menyiapkan koleksi terbaru Alasfotoprops yang lebih dinamis dan inovatif, sambil memperkuat strategi penjualan berbasis digital melalui kolaborasi dengan content creator.
Selain itu, Ferdi juga mendorong generasi muda untuk memulai bisnis sejak dini, meski dengan keterbatasan.
“Untuk anak muda yang ingin memulai bisnis serupa, jangan tunggu semua sempurna. Mulailah dari modal yang ada, belajar dari proses, maksimalkan platform dan terus dengarkan kebutuhan masyarakat, sebab banyak peluang besar datang dari masalah kecil yang kita temukan di sekitar,” pungkasnya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.