Come See Mie Festival 2025 (Istimewa)
Di tengah laju inovasi rasa mi instan yang semakin kompetitif, Mie Sedaap membuktikan bahwa kekuatan sebuah produk klasik tak lekang oleh waktu. Varian Ayam Bawang, yang telah lama menjadi favorit masyarakat Indonesia, kembali mencuri perhatian setelah diperkenalkan dalam versi terbaru yang lebih berani, baik dari segi rasa maupun identitas visual.
Varian ini menjadi penyumbang 12i total penjualan nasional Mie Sedaap, menjadikannya salah satu tulang punggung utama dalam portofolio produk WINGS Food. Namun, alih-alih hanya mengandalkan nostalgia, Mie Sedaap mengambil langkah inovatif dengan menyuntikkan sentuhan baru pada rasa ikonik ini.
Melalui festival Come See Mie 2025, pengunjung diperkenalkan pada Ayam Bawang edisi terbaru dengan cita rasa yang lebih tajam, porsi bawang goreng yang lebih banyak, serta kehadiran karakter baru bernama Abby, bagian dari universe Armie Sedaap.
Untuk diketahui, Abby adalah representasi dari semangat gen z, yakni percaya diri, ekspresif, dan berani tampil beda dengan nilai-nilai yang ingin dibawa Mie Sedaap dalam setiap mangkuknya.
“Inovasi ini adalah bentuk penghormatan kami kepada loyalitas konsumen. Varian Ayam Bawang tetap dicintai Gen Z karena rasa klasiknya yang kuat, tapi kami ingin memperbarui tampilannya agar lebih bold dan berkarakter,” ujar Katria Arintya Anindyantari, Head of Marketing Noodle Category, WINGS Group Indonesia.
Bukan hanya rasa, pendekatan visual juga menjadi bagian dari strategi komunikasi. Karakter Abby membawa dimensi baru dalam storytelling produk. Dengan pendekatan yang khas dan visual yang bisa dikenali, Abby diyakini mampu membangun koneksi emosional yang lebih dalam dengan konsumen muda, terutama mereka yang terbiasa berinteraksi dengan karakter dan narasi di platform digital.
Rasa, dalam pandangan Mie Sedaap, bukan sekadar soal lidah, tapi juga soal kenangan dan koneksi. Hal ini dipertegas oleh musisi Dikta Wicaksono yang ikut ambil bagian dalam festival Come See Mie.
"Setiap orang pasti punya rasa favorit yang bisa bawa kita kembali ke memori tertentu. Buat saya, Ayam Bawang itu seperti teman lama: familiar, tapi tetap bisa kasih kejutan baru,” ujar Dikta.
Dengan peluncuran varian terbaru ini, Mie Sedaap kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan produk yang tidak hanya enak, tapi juga relevan dengan semangat zaman. Melalui kampanye Don’t Stop Mie Now, Mie Sedaap menegaskan perannya sebagai brand yang tak hanya mengikuti tren, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup Gen Z, mulai dari dapur kos hingga panggung festival.
Ke depan, brand ini berencana terus menghadirkan inovasi dalam bentuk kolaborasi lintas disiplin, pengembangan rasa yang semakin eksperimental, dan pendekatan pemasaran yang menyentuh sisi emosional konsumen.
Karena bagi Mie Sedaap, “brings taste to people’s lives” bukan hanya slogan, tapi misi untuk membuat rasa yang melekat di lidah sekaligus di hati.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.