Menu

Tren Operasi Lipatan Kelopak Ganda Dipicu Faktor Genetik Asia, Intip Yuk Beauty!

22 Agustus 2025 13:25 WIB
Tren Operasi Lipatan Kelopak Ganda Dipicu Faktor Genetik Asia, Intip Yuk Beauty!

Tren Operasi Lipatan Kelopak Ganda (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Popularitas double eyelid surgery atau operasi lipatan kelopak ganda terus meningkat di Asia seiring tingginya permintaan masyarakat yang memiliki kelopak monolid.

Berdasarkan publikasi di Nature (Scientific Report), sekitar 50 persen populasi Asia terlahir dengan kelopak tanpa lipatan atau dengan lekukan minimal. Kondisi anatomi ini mendorong prosedur operasi kelopak ganda menjadi salah satu yang paling diminati lho, Beauty!

Data International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) Global Survey 2023 mencatat, operasi kelopak mata menduduki peringkat teratas prosedur estetika dengan kenaikan 24 persen dibanding tahun sebelumnya. 

FYI nih Beauty, sepanjang 2023, lebih dari 1,7 juta tindakan dilakukan di seluruh dunia, dengan Asia sebagai pasar terbesar.

Fenomena tersebut terlihat nyata di Asia Timur. Prevalensi masyarakat dengan lipatan kelopak ganda di Jepang mencapai 82–83 persen, Chinese Singaporean sekitar 66,7 persen, dan Taiwan lebih dari 83 persen. 

Di Singapura, studi epidemiologi bertajuk Epidemiology of Oculoplastic Conditions: The Singapore Experience melaporkan, 77,4 persen tindakan oculoplasty berkaitan dengan kelopak mata, sementara sisanya menyangkut saluran air mata dan rongga mata.

Permintaan tinggi ini bukan hanya karena alasan estetika, tetapi juga berkaitan dengan kondisi medis. Kelopak mata turun (ptosis), epiblepharon, dan kelainan lain sering menjadi faktor pendorong tindakan medis yang sekaligus memberi hasil estetika. 

“Oculoplasty adalah bidang unik di persimpangan oftalmologi dan bedah plastik. Tindakan ini berfokus pada dua tujuan: memulihkan fungsi sekaligus memperbaiki penampilan,” ujar Dr. Dyah Tjintya Sarika, SpM, dokter spesialis mata subspesialis oculoplasty.

Selain itu, Grand View Research mencatat nilai pasar oculoplasty global pada 2023 mencapai USD 9,31 miliar, diproyeksikan tumbuh menjadi USD 14,02 miliar pada 2030 dengan laju pertumbuhan 6,05 persen per tahun. Angka ini memperlihatkan bahwa kebutuhan bedah kelopak mata tidak lagi dipandang sekadar tren kecantikan, melainkan juga kebutuhan medis yang berkontribusi pada kualitas hidup pasien.

Baca Juga: Kesehatan Mata Anak Jadi Prioritas Keluarga Urban di Jakarta, VIO Optical Clinic Kini Hadir di PIK!

Baca Juga: Tren Kecantikan Korea Menyapa Jakarta Lewat Klinik Premium, Intip Yuk Beauty!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan