HerStory, Jakarta —
Beauty apa kamu familiar dengan kanker tulang? Mungkin tak banyak orang tahu, namun kanker tulang bisa mengancam nyawa loh bila terlambat diobati. Dikatakan oleh dr. Muhammad Wahyudi, Sp.OT (K) Spesialis Orthopedi Traumatologi Konsultan Onkologi Eka Hospital BSD, Kanker tulang adalah penyakit langka dan serius yang dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Lantas, apa itu kanker tulang?
Kanker tulang atau sarkoma tulang adalah jenis kanker yang berasal dari sel-sel tulang itu sendiri. Kanker ini dapat berkembang di tulang mana pun di tubuh, namun paling sering ditemukan di tulang panjang pada lengan dan kaki, panggul, dan tulang belakang.
Jenis kanker tulang
Ada beberapa jenis kanker tulang, yang paling umum di antaranya:
- Osteosarcoma: Jenis paling sering, umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Kanker ini terbentuk di jaringan tulang yang masih muda.
- Ewing's Sarcoma: Kanker langka yang menyerang anak-anak dan remaja, berkembang di sumsum tulang.
- Chondrosarcoma: Umumnya menyerang orang dewasa dan berkembang dari tulang rawan.
Penyebab kanker tulang
Penyebab pasti kanker tulang belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalaminya:
- Faktor genetik: Adanya riwayat kanker tulang dalam keluarga atau sindrom genetik tertentu (misalnya Li-Fraumeni syndrome) dapat meningkatkan risiko.
- Penyakit tulang tertentu: Orang dengan riwayat penyakit tulang tertentu, seperti Penyakit Paget, memiliki risiko lebih tinggi.
- Riwayat radiasi atau terapi lanker Sebelumnya: Paparan radiasi dosis tinggi, seperti yang diterima selama terapi kanker sebelumnya, dapat meningkatkan risiko kanker tulang di kemudian hari.
Gejala kanker tulang
Mengenali gejala sejak dini sangat krusial. Beberapa gejala yang patut diwaspadai meliputi:
- Nyeri tulang yang tidak biasa: Nyeri ini bisa semakin parah di malam hari atau saat beraktivitas.
- Benjolan di sekitar sendi: Terkadang, benjolan bisa terasa lunak saat disentuh.
- Tulang mudah patah: Tulang menjadi lemah sehingga mudah patah, bahkan tanpa cedera serius.
- Kelelahan, demam, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya.
Bagi Beauty yang ingin mengetahui apakah mengidap kanker tulang atau tidak, bisa melakukan beberapa tahap pemeriksaan, antara lain:
- Pemeriksaan fisik: Dokter akan memeriksa area yang sakit dan bengkak.
- Tes pencitraan: X-ray, MRI, CT scan, dan PET scan akan digunakan untuk melihat kondisi tulang dan sejauh mana kanker telah menyebar.
- Biopsi tulang: Ini adalah prosedur paling akurat untuk diagnosis. Sampel jaringan tulang diambil dan diperiksa di laboratorium untuk memastikan keberadaan sel kanker.
Jenis pengobatan yang bisa dilakukan
Penanganan kanker tulang sangat tergantung pada jenis, lokasi, dan stadium kanker. Beberapa pilihan pengobatan utama yang sering dikombinasikan meliputi:
- Operasi: Prosedur ini bertujuan untuk mengangkat tumor dan sebagian jaringan sehat di sekitarnya.
- Kemoterapi: Penggunaan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin telah menyebar.
- Radioterapi: Menggunakan radiasi dosis tinggi untuk menghancurkan sel kanker.
- Terapi Target & Imunoterapi: Pilihan ini bergantung pada kasus, dapat digunakan untuk menargetkan sel kanker secara spesifik atau meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh pasien.
Namun Beauty, jika penanganan kurang tepat, kanker bisa menyebar ke organ lain (metastasis). Penanganan yang efektif dapat mengurangi risiko ini dan meningkatkan peluang kesembuhan. "Gak ada cara pasti untuk mencegah kanker tulang, tapi deteksi dini dan gaya hidup sehat dapat membantu menjaga kesehatan tulang secara keseluruhan.
Jika Beauty atau orang terdekat mengalami gejala di atas, jangan tunda untuk berkonsultasi. Mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat sejak dini adalah kunci utama.
Baca Juga: Sering Nyeri di Malam Hari hingga Berat Badan Turun Drastis? Waspada Beauty, Bisa Jadi Pertanda Kanker Tulang