Menu

Kisah Perjalanan Studio Tui, Dari Komunitas hingga Koleksi Ibu-Anak!

20 September 2025 21:10 WIB
Kisah Perjalanan Studio Tui, Dari Komunitas hingga Koleksi Ibu-Anak!

Studio Tui (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, perjalanan empat tahun sebuah brand fashion lokal dirayakan meriah lewat Chapter 4 Anniversary pada Jumat, (19/9/2025) lho!

Acara ini bukan hanya soal peluncuran koleksi baru, tetapi juga perayaan komunitas perempuan yang tumbuh bersama brand tersebut.

Di momentum spesial ini, Studio Tui meluncurkan 60 item baru yang terbagi ke dalam empat koleksi berbeda. 

Jos Acha, Owner Studio Tui, mengatakan bahwa Salah satunya adalah koleksi ibu dan anak yang untuk pertama kalinya dihadirkan. 

Ia menegaskan bahwa setiap koleksi punya mood tersendiri, mulai dari patchwork bergaya ilustrasi tangan, nuansa warna-warni yang festive, hingga palet monokrom yang lebih sederhana.

“Chapter 4 ini kami rayakan sebagai perjalanan dan komunitas. Di tahun keempat, kami merasa terinspirasi dari para Tui Babes yang beragam—dari ibu rumah tangga sampai wanita karir,” ujarnya.

Selain perayaan di Jakarta, Studio Tui juga tengah menjalankan roadshow di lima kota besar di luar Jabodetabek. Tahun ini, Surabaya, Makassar, dan Bandung sudah dikunjungi, sementara Medan menjadi kota penutup pada Oktober mendatang.

FYI nih Beauty, Hani Kenisha, Founder Studio Tui, mengatakan bahwa koleksi terbarunya dapat dibeli secara langsung di pop-up store selama acara maupun melalui toko resmi di Pondok Indah Mall South Skywalk serta kanal daring mulai 20 September. 

Selain itu, Studio Tui juga masih mengandalkan kekuatan konten dari komunitasnya. 

“Kami lebih percaya pada user generated content karena lebih tulus dan genuine,” jelasnya.

Menanggapi ketatnya persaingan industri, Studio Tui memilih berfokus pada kolaborasi dengan brand lain, termasuk produk anak, sepatu, dan tas. Bagi mereka, pasar fashion Indonesia cukup besar untuk berbagai pemain. 

“Kami ingin tumbuh bersama-sama, bukan melihat kompetisi sebagai ancaman,” tambah Acha.

Meski belum sepenuhnya fokus pada sustainable fashion, langkah kecil seperti pemanfaatan kain sisa menjadi back charm sudah mulai dilakukan. Aktivasi ini sekaligus menjadi cara mengurangi limbah sekaligus memberi nilai tambah bagi pelanggan.

Dengan harga produk yang berkisar Rp380 ribu hingga Rp1 juta, Studio Tui juga berupaya menjangkau generasi muda, termasuk Gen Z yang gemar bereksperimen dengan gaya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tren, Fashion Kini Punya Makna Lebih Lho Beauty!

Baca Juga: Summer 2026 Diramaikan Tren Effortless Style ala Pesisir, Intip Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan