Menu

Shopee dan Komdigi Luncurkan Buku AMAN untuk Tekan Modus Penipuan Online

17 Oktober 2025 23:45 WIB
Shopee dan Komdigi Luncurkan Buku AMAN untuk Tekan Modus Penipuan Online

sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Shopee Indonesia bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI serta SIBERKREASI resmi meluncurkan Buku Antisipasi Modus Penipuan (AMAN) Mengatasnamakan Shopee. Buku ini menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk mengenali dan menghindari berbagai modus penipuan daring yang marak terjadi di Indonesia.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kampanye nasional #TakKenalMakaTakAman yang digagas Shopee untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap keamanan digital. Buku AMAN Shopee dapat diakses dan diunduh melalui portal Shopee Xtra Aman.

Menurut laporan State of Scams in Southeast Asia 2025 dari Global Anti-Scam Alliance, sekitar 66% masyarakat Indonesia pernah menjadi target penipuan dalam 12 bulan terakhir, melalui pesan singkat (67%), telepon (64%), dan SMS (59%). Temuan ini menunjukkan perlunya edukasi pencegahan agar masyarakat lebih tanggap terhadap modus penipuan digital.

Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital BPSDM Komdigi RI, Rizki Ameliah, menyebut langkah Shopee sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat literasi digital.

“OJK mencatat kerugian masyarakat akibat penipuan mencapai Rp6,1 triliun sejak November 2024 hingga September 2025. Tantangan utama saat ini bukan hanya teknologi, tapi membangun ekosistem kolaboratif antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat. Buku AMAN Shopee menjadi contoh nyata kolaborasi positif tersebut,” ujar Rizki dikutip Jumat (17/10/2025).

Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, menegaskan keamanan pengguna adalah prioritas utama perusahaan.

“Kami ingin memastikan pengguna bisa berbelanja dan berinteraksi dengan aman. Buku AMAN Shopee dirancang dengan bahasa sederhana dan format yang mudah dibagikan, agar bisa menjangkau semua kalangan,” kata Satrya.

Shopee juga memiliki sejumlah fitur pendukung, seperti Cek Fakta yang telah membantu lebih dari 250.000 pengguna memverifikasi informasi mengatasnamakan Shopee selama semester I 2025. Buku AMAN memperkuat inisiatif ini melalui tiga fokus bahasan, mulai dari perlindungan data pribadi, kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan, serta panduan menggunakan fitur keamanan Shopee seperti 3C (Cek Pengirimnya, Cek Fakta via CS Shopee, Cari Tahu Modus Terbarunya).

Ketua Umum SIBERKREASI, Donny Budi Utoyo, menilai edukasi digital seperti Buku AMAN sangat relevan di era maraknya informasi palsu.

“Literasi digital harus mencakup kemampuan berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi. Buku ini memberi panduan konkret untuk melindungi diri dari penipuan daring,” ucapnya.

Influencer Fitri Tropica turut menyambut positif inisiatif ini. Ia mengaku pernah menjadi korban percobaan pencurian data dan merasakan manfaat layanan cepat Shopee.

“Buku AMAN bahasanya mudah dipahami dan bisa bantu masyarakat lebih waspada di dunia digital,” katanya.

Baca Juga: Hari Buku Nasional 2026: Shopee dan Forum Lingkar Pena Dorong Penulis Muda Lebih Percaya Diri Berkarya

Baca Juga: Shopee Gandeng Kementerian UMKM RI Dukung UMKM Terdampak Bencana Sumatera Bangkit, Intip Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan