Menu

64% UMKM Digerakkan Perempuan, IWAPI Dorong Ekonomi Inklusif!

24 Oktober 2025 12:19 WIB
64% UMKM Digerakkan Perempuan, IWAPI Dorong Ekonomi Inklusif!

IWAPI (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, tahukah kamu kalau lebih dari 64% pelaku UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan? Data ini kembali ditegaskan oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-IV Tahun 2025 di Hotel Shangri-La Jakarta, yang juga menandai 50 tahun kiprah IWAPI.

Dengan tema “50 Tahun IWAPI Konsisten dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Inovatif, Inklusif, dan Kolaboratif Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini jadi momentum penting untuk menguatkan kontribusi perempuan dalam roda ekonomi nasional.

Pasalnya, sektor UMKM kini menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB nasional dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja Indonesia.

Ketua Umum IWAPI, Nita Yudi, menegaskan besarnya potensi perempuan sebagai penggerak utama ekonomi rakyat.

“Perempuan bukan hanya penopang ekonomi keluarga, tetapi juga pilar penting pembangunan ekonomi bangsa,” ujarnya.

Melalui IWAPI, lanjutnya, perempuan pengusaha didorong untuk mendapatkan pelatihan, dukungan, dan jejaring agar bisa bersaing di tingkat global.

Hingga 2025, IWAPI telah hadir di 38 provinsi dan 329 kabupaten/kota, dengan puluhan ribu anggota aktif.

Nah, dalam Rakernas kali ini, IWAPI menghadirkan Bazar Expo dengan 166 booth dari seluruh Indonesia, sebagai ruang promosi dan kolaborasi UMKM perempuan.

Selain itu, ada IWAPI Fashion Day yang menampilkan 60 pragawati dan 10 desainer yang terdiri dari tujuh desainer IWAPI dan tiga desainer nasional ternama.

Tak hanya soal bisnis, IWAPI juga mencatat rekor MURI melalui pembagian 71.860 paket makanan bergizi di 356 titik di 36 provinsi dan Malaysia.

“Rekor ini simbol kepedulian sosial IWAPI terhadap perempuan dan anak-anak,” kata Nita.

Aksi tersebut sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas SDM yang sehat dan produktif.

Rakernas ke-IV juga menghadirkan Business Matching, workshop digitalisasi UMKM, hingga Charity Gala Dinner untuk mendukung inkubasi wirausaha perempuan. Total 1.500 peserta dari seluruh Indonesia ikut dalam ajang ini.

“Rakernas ini bukan hanya forum kerja, tapi juga wadah pembelajaran dan kolaborasi. Kami ingin perempuan Indonesia makin tangguh menghadapi masa depan,” tutup Nita Yudi.

Lewat 50 tahun kiprahnya, IWAPI menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar bagian dari ekonomi tapi juga mereka adalah penggeraknya.

Baca Juga: WhatsApp Dorong Tren Bisnis via Chat, UMKM Kini Jualan Makin Praktis!

Baca Juga: Hadir di SIAL 2025, Dairy Champ Bawa Inspirasi Menu Baru untuk Para UMKM Kuliner

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan