Anak-anak, terutama balita sedang memasuki masa di mana mereka serba ingin tahu. Mereka banyak bertanya tentang ini dan itu. Setiap kali melihat hal baru, ada saja yang ditanya. Orang tua mungkin pernah beberapa kali menemukan kebingungan untuk menjawab pertanyaan anak balita yang sebelumnya enggak pernah terpikir orang dewasa sekalipun.

Belum lagi dengan anak-anak yang enggak ada lelah bertanya dan meminta jawaban lebih. Mereka enggak pernah puas dengan jawaban yang diterima, padahal orang tua baru saja pulang bekerja dan ingin istirahat. Waduh, kalau sudah begitu, bagaimana ya Moms cara menanggapinya? 

Menurut psikolog, Pinkan Margaretha dilansir dari Tanam Benih Foundation, anak yang sering bertanya memiliki inisiatif yang tinggi. Keingintahuan mereka untuk selalu ingin tahu, patut diberi apresiasi dengan menjawab pertanyaan anak dengan benar.

Banyak kesalahan pola asuh yang terjadi kepada anak balita, adalah ketika orang tua memutus rasa ingin tahu anak yang sedang bertanya dengan kalimat yang membuat anak murung.

"Orang tua sering langsung bilang, 'ih bawel banget sih,' selesai sudah, inisiatif anak langsung dipotong," ujar Pinkan.

Akibat dari sebuah kalimat yang enggak suportif, anak kita bisa tumbuh menjadi anak yang enggak mempunyai rasa inisiatif. Karena sejak kecil mereka dididik untuk selalu bungkam. Moms pasti enggak mau kan punya anak seperti itu?

Cara respon orang tua kepada pertanyaan dari anak balita, akan menentukan sikap anak di kemudian hari. Anak-anak yang proaktif, punya tujuan dan mempunyai inisiatif tinggi tentu saja berangkat dari keluarga yang sabar dalam menanggapi pertanyaan anak sejak kecil. Enggak cuma sabar menjawab, tetapi juga memberikan jawaban yang benar.

Baca Juga: Masih Banyak yang Belum Tahu Lho Moms, Ini Cara Membangun Hubungan yang Kuat dengan Anak

Memang begitulah Moms menjadi orang tua. Harus serba sabar. Enggak apa-apa kok Moms jika anakmu banyak bertanya. Rasa ingin tahu mereka akan membuat anak tumbuh menjadi orang yang cerdas.