Menu

Sains dan Harapan Bertemu di Bocah Fertility Week 2025, Intip Yuk Moms!

03 November 2025 20:00 WIB
Sains dan Harapan Bertemu di Bocah Fertility Week 2025, Intip Yuk Moms!

Ibu hamil memelihara kucing (Freepik/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Dalam rangka memperingati World Fertility Day, Bocah Indonesia kembali menggelar Bocah Fertility Week (BFW) 2025 dengan tema “Hope Starts Here”.

Dengan adanya acara ini menjadi simbol perayaan harapan bagi para Ayah Bunda Pejuang Dua Garis yang tengah berjuang mewujudkan buah hati mereka, Beauty.

Diselenggarakan di Jakarta pada awal November 2025, BFW menghadirkan rangkaian sesi edukatif dan pameran seni yang menggambarkan perjalanan promil penuh emosi dan semangat.

Melalui acara ini, Bocah Indonesia ingin menguatkan pesan bahwa setiap langkah kecil dalam perjuangan menuju kehamilan memiliki makna besar bagi pasangan yang berjuang melawan gangguan kesuburan.

“Kami ada di sini untuk memastikan setiap pasangan mendapatkan strategi yang tepat sesuai kondisi unik mereka. Karena setiap langkah menuju garis dua itu sangat berarti,” jelas dr. Cynthia Agnes Susanto, B.MedSc, Sp.OG, bersama dr. Beeleonie, B.MedSc, Sp.OG, Subsp.FER, Spesialis Obgyn Bocah Indonesia.

Dalam perayaan ini, Bocah Indonesia juga memperkenalkan dua inovasi medis yang menjadi harapan baru bagi pasangan yang menempuh program bayi tabung (IVF).

Melalui EMBRACE Test, dokter dapat menilai kualitas embrio tanpa perlu tindakan biopsi yang berisiko.

“Pemilihan embrio yang tepat adalah kunci keberhasilan program bayi tabung. EMBRACE Test memberi kami informasi yang lebih akurat tanpa mengganggu embrio,” ujar dr. Beeleonie.

Terlebih, teknologi ini dinilai lebih aman, akurat, dan cocok bagi pasien dengan riwayat gagal IVF berulang.

Selain itu, PRP (Platelet-Rich Plasma) Therapy juga menjadi inovasi yang membantu meningkatkan peluang kehamilan.

Dengan memanfaatkan plasma darah pasien sendiri, terapi ini berfungsi memperbaiki lingkungan rahim dan kualitas oosit, terutama bagi perempuan dengan lapisan rahim tipis atau kualitas sel telur menurun.

Tidak hanya mengedepankan sains, Beauty, Bocah Indonesia juga menekankan pentingnya dukungan emosional dan keseimbangan batin dalam perjalanan promil.

Hal itu tercermin melalui Art of Fertility Exhibition yang memvisualisasikan perjuangan penuh harapan para pasangan pejuang dua garis.

Dalam momen yang sama, hadir pula Prof. William Ledger dari Australia sebagai narasumber internasional yang berbagi pengetahuan terkini seputar kesuburan.

Melalui edukasi dan empati, Bocah Indonesia berupaya menunjukkan bahwa keberhasilan kehamilan bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang keberanian untuk terus berharap dan berjuang.

Baca Juga: Cek Fertilitas Jadi Langkah Awal Rencanakan Kehamilan, Promil Tak Lagi Tabu!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan