Menu

Dari Chef ke Barista, Tren Kuliner Inovatif Ramaikan SIAL InterFOOD!

13 November 2025 12:00 WIB
Dari Chef ke Barista, Tren Kuliner Inovatif Ramaikan SIAL InterFOOD!

SIAL InterFOOD 2025 (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, tren industri kuliner Asia Tenggara makin bergairah! Hal ini terlihat dari pembukaan pameran internasional SIAL InterFOOD 2025 yang resmi digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Ajang yang berlangsung hingga 15 November ini menjadi panggung bagi lebih dari 1.500 peserta dari 26 negara untuk menampilkan inovasi, teknologi, dan kolaborasi di sektor food and beverage (F&B).

Memasuki tahun ke-26 penyelenggaraan, SIAL InterFOOD menjadi magnet bagi pelaku industri kuliner regional. 

Tahun ini, tak hanya merek besar dunia, tapi juga 100 UMKM unggulan Indonesia ikut unjuk gigi lewat produk inovatif dan siap ekspor. 

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan, pameran ini bukan sekadar ruang transaksi, tetapi wadah bagi ide dan kreativitas yang membentuk masa depan kuliner Indonesia.

“Pameran ini bukan sekadar ajang pertemuan bisnis, tetapi momentum penting untuk menyatukan energi positif dari seluruh pelaku industri. Kami ingin pameran ini menjadi wadah di mana ide, inovasi, dan kemitraan bertemu untuk menciptakan dampak nyata bagi pertumbuhan industri nasional,” ujar Daud D. Salim, Kamis (13/11/2025).

Lebih dari sekadar pameran dagang, acara ini menjadi refleksi arah baru gaya hidup kuliner modern, lho!

Hampir 90.000 pengunjung ditargetkan hadir untuk menikmati berbagai pengalaman mulai dari cooking demo bersama ribuan food expert, hingga pastry & gelato competition yang menampilkan kreativitas profesional bakery. 

Selain itu, pengunjung juga bisa mencicipi langsung inovasi rasa dari berbagai booth lewat sesi product sampling dan live experience.

Tak kalah menarik, SIAL InterFOOD juga menghadirkan tiga pameran besar dalam satu rangkaian: Seafood Show Asia Expo, INAShop Expo, dan All Indonesia CoolTech Expo. 

Ketiganya menyuguhkan teknologi mutakhir yakni mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga solusi pendinginan dan ritel modern.

Rangkaian kegiatan edukatif turut memperkaya agenda, seperti seminar “Understanding Indonesia’s Halal Certification Requirements” oleh LPPOM MUI, Artisan Tea Workshop dari Asosiasi Artisan Teh Indonesia, serta Lamb Butchery Training dari Aussie Meat Academy. 

Bagi Beauty yang gemar kuliner kompetitif, La Cuisine Competition menghadirkan 1.000 chef dari delapan negara yang adu kreativitas dalam cooking dan baking demo.

Puncaknya, Innovation & Awarding Night akan menobatkan inovasi terbaik tahun ini di sektor F&B, menjadi simbol apresiasi bagi insan kuliner yang terus bereksperimen di tengah pesatnya perkembangan industri.

Daud menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga daya saing kuliner Indonesia di kancah global.

“Inilah saatnya kita bersama-sama menampilkan potensi terbaik Indonesia kepada dunia. Melalui kolaborasi, kreativitas, dan semangat berbagi, kita dapat membangun ekosistem industri makanan dan minuman yang tangguh, modern, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.

Baca Juga: Wyndham Hadirkan Sepuluh Menu Nusantara dalam Program Kuliner Baru, Beauty Intip Yuk!

Baca Juga: Dapur Jadi Ruang Bermain Baru Anak di Kota, Intip Yuk Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan