Bagi banyak orang, operasi caesar sering dikaitkan dengan berbagai masalah yang mungkin muncul di kemudian hari. Salah satu hal yang banyak dipercaya masyarakat adalah bahwa operasi caesar bisa membuat Air Susu Ibu (ASI) menjadi tidak lancar. Benarkah?

Merangkum dari berbagai sumber, (25/03/2021) rupanya ASI susah keluar pada ibu yang melahirkan secara operasi caesar itu cuma mitos. Proses persalinan yang dilakukan oleh ibu tidak memengaruhi keluarnya ASI.

Perbedaan hanya pada saat aktivitas ibu saja yang lebih terbatas pada ibu yang melahirkan anak secara caesar. Ibu yang melahirkan secara caesar harus menjalani bed rest 24 jam, sehingga bakal sulit untuk bergerak termasuk ke kiri dan ke kanan.

Terlepas dari jenis proses persalinan, agar ASI cepat keluar pastikan dengan melakukan inisiasi menyusu dini (IMD). Biarkan sang bayi mencari dan menjilat puting ibu satu jam pascamelahirkan.

Lalu, meski ASI belum juga keluar, biarkan bayi menyusu langsung. Saat bayi menyedot area areola dan puting, bakal merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, sehingga ASI akan terangsang.

Baca Juga: Studi: Menyusui Bayi Bisa Turunkan Risiko Ibu Mengidap Diabetes Tipe 2

Selain teknik pelekatan dan frekuensi menyusu, suasana hati ibu juga punya pengaruh besar terhadap produksi ASI.