Ilustrasi wanita yang akan mencukur bulu kemaluan. (Pinterest/Freepik)
Laser hair removal atau treatment pengilang bulu kini menjadi salah satu solusi paling populer untuk mengatasi rambut berlebih secara praktis dan tahan lama lho Beauty!
Dibandingkan metode konvensional seperti mencukur, waxing, atau penggunaan krim perontok rambut, teknologi ini menawarkan hasil yang lebih efektif dan minim perawatan jangka panjang. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk menjalani treatment ini, ada beberapa hal penting yang wajib dipahami agar hasilnya optimal dan tetap aman bagi kulit.
Perawatan laser bekerja dengan memanfaatkan energi cahaya yang diserap oleh pigmen rambut. Energi ini akan merusak folikel rambut sehingga pertumbuhannya melambat bahkan berhenti. Meski terlihat sederhana, prosedur ini memerlukan persiapan yang matang agar tidak menimbulkan iritasi atau efek samping yang tidak diinginkan. Dan teknologi ini hanya dimiliki laser ALMA yang harganya tak murah. Laser ALMA yang khusus untuk hair removal sendiri harganya bisa dibanderol seharga rumah di Jakarta Selatan.
Kalau kamu kepo, berikut adalah 7 tips penting sebelum melakukan laser hair removal by ALMA yang perlu kamu ketahui.
Langkah pertama yang tidak boleh diabaikan adalah memilih klinik dengan reputasi baik dan tenaga profesional berpengalaman. Perawatan laser bukan sekadar perawatan biasa, melainkan prosedur yang membutuhkan keahlian khusus serta alat yang sudah teruji keamanannya. De-Hair Laser & Aesthetics sudah 14 tahun berpengalaman dengan client triple A / VIP.
Klinik yang terpercaya biasanya menyediakan sesi konsultasi awal untuk mengevaluasi kondisi kulit dan rambut kamu. Dari sini, terapis dokter akan menentukan jenis laser yang paling sesuai agar hasilnya maksimal dan risiko iritasi dapat diminimalkan.
Setiap orang memiliki jenis kulit dan rambut yang berbeda, sehingga hasil laser hair removal bisa bervariasi. Konsultasi sebelum treatment sangat penting untuk mengetahui apakah kamu merupakan kandidat yang cocok untuk prosedur ini.
Dalam sesi ini, kamu juga bisa menanyakan jumlah sesi yang dibutuhkan, potensi efek samping, serta perawatan yang harus dilakukan sebelum dan sesudah treatment.
Paparan sinar matahari sebelum laser hair removal dapat meningkatkan sensitivitas kulit. Kulit yang terbakar matahari cenderung lebih rentan mengalami iritasi saat terkena laser.
Disarankan untuk menghindari sinar matahari langsung setidaknya 1–2 minggu sebelum treatment. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan sunscreen dengan SPF tinggi untuk melindungi kulit.
Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah mencabut rambut sebelum treatment. Padahal, laser membutuhkan akar rambut sebagai target utama. Jika rambut dicabut, efektivitas laser akan berkurang.
Sebagai gantinya, kamu hanya perlu datang ke klinik De-Hair dan melakukan pencukuran di klinik oleh terapis agar paham pola cukur yang baik.
Sebelum menjalani treatment, pastikan area kulit yang akan dilaser dalam keadaan bersih. Hindari penggunaan lotion, deodorant, parfum, atau makeup karena dapat mengganggu proses laser.
Kulit yang bersih juga membantu mencegah reaksi yang tidak diinginkan serta membuat treatment lebih nyaman.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.