Ilustrasi bisnis kado rumahan. (Pexels/Gabby K)
Brand tas dan aksesoris fashion populer, Wallts, resmi membuka toko offline pertamanya di pusat Kota Bandung, tepatnya di Jalan Ciliwung 11. Kehadiran toko ini langsung menarik perhatian sebagai tempat cari kado di Bandung yang menawarkan pengalaman belanja berbeda dan lebih personal.
Di tengah kebutuhan masyarakat akan pilihan hadiah yang praktis, Wallts Workstore memang dikonsep untuk hadir sebagai tempat cari kado di Bandung yang tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga solusi lengkap untuk kebutuhan gifting.
Mulai dari dompet, tas, hingga aksesoris, semuanya dirancang agar bisa langsung dijadikan hadiah tanpa perlu repot tambahan.
Konsep ini menjadikan Wallts Workstore bukan sekadar toko, melainkan destinasi baru bagi warga yang mencari tempat cari kado di Bandung dengan sentuhan personal. Apalagi, tren memberikan hadiah kini semakin mengedepankan aspek pengalaman dan effort dari pemberi.
Tak heran, sejak soft opening, toko ini sudah mulai dipadati pengunjung dan mendapatkan respons positif. Wallts pun memperkuat posisinya sebagai tempat cari kado di Bandung yang menggabungkan produk fungsional dengan pengalaman belanja yang menyenangkan.
Sebagai tempat cari kado di Bandung, Wallts menghadirkan Gift Corner yang memungkinkan pelanggan membuat hadiah secara langsung di tempat. Fasilitas ini menjadi pembeda utama dibanding toko aksesoris lainnya.
“Customer bisa langsung membuat kado yang lebih personal, mulai dari memilih pita hingga menulis gift card sendiri, sehingga ada effort dari pemberi hadiah,” ujar Muhammad Adzwin Perwira, Owner Wallts, dalam siaran pers yang diterima.
Produk seperti dompet menjadi favorit customer karena sudah dilengkapi boks eksklusif, ditambah pilihan gift card unik untuk berbagai momentum seperti ulang tahun, anniversary, hingga wisuda. Seluruh layanan ini diberikan tanpa biaya tambahan, memperkuat posisi Wallts sebagai tempat cari kado di Bandung yang praktis dan efisien.
Di balik konsep tersebut, pembukaan toko offline ini juga menjadi strategi penting Wallts dalam menjawab kebutuhan pelanggan yang sebelumnya belum terpenuhi secara online.
Sejak berdiri pada 2015, Wallts dikenal lewat produk dompet sebelum akhirnya berekspansi ke kategori tas. Perkembangan ini mendorong kebutuhan akan pengalaman belanja yang lebih langsung.
“Dengan hadirnya Wallts Workstore, customer bisa merasakan langsung produk kami, bahkan mendapatkan rekomendasi sesuai kebutuhan mereka, misalnya perbedaan penggunaan untuk yang naik motor dan transportasi umum,” ujar Adzwin.
Toko di Bandung ini pun menjadi pilot project bagi Wallts untuk mengembangkan pengalaman retail yang lebih personal ke depannya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.