Menu

Makin Bertumbuh dan Berdaya, Event Perempuan Kini Lebih dari Sekadar Bazar Fashion

13 Juni 2026 15:45 WIB
Makin Bertumbuh dan Berdaya, Event Perempuan Kini Lebih dari Sekadar Bazar Fashion

HER ERA (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, gerakan women empowerment kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari perempuan. Jika dulu identik dengan seminar atau forum formal, kini ruang pemberdayaan perempuan hadir melalui komunitas, event lifestyle, hingga bazar yang menggabungkan edukasi, networking, dan pengembangan diri dalam satu pengalaman.

Fenomena ini terlihat dalam gelaran HER ERA Vol. 3: The Philosophy yang berlangsung pada 12-14 Juni 2026 di The Brickhall, Fatmawati City Center, Jakarta Selatan. 

Acara yang digagas Byte Project bersama content creator Eva Alicia tersebut tidak hanya menghadirkan bazar fesyen wanita, tetapi juga berbagai sesi diskusi yang dirancang untuk mendukung perempuan agar terus berkembang secara personal maupun profesional.

Mengusung tema “The Philosophy”, HER ERA menghadirkan lebih dari 80 tenant yang bergerak di bidang fashion, aksesori, kecantikan, hingga gaya hidup perempuan. Namun lebih dari itu, acara ini juga menjadi wadah bertemunya para perempuan dengan berbagai latar belakang untuk saling berbagi pengalaman dan inspirasi.

Eva Alicia, Founder HER ERA, mengatakan bahwa acara ini lahir dari kebutuhan akan ruang yang tidak hanya mendukung bisnis perempuan, tetapi juga pertumbuhan diri mereka.

“Sebagai bagian dari komitmen sosial HER ERA, event kali ini kami berkolaborasi dengan Kawan Puan by Kitabisa, di mana sebagian hasil penjualan tiket akan disalurkan untuk mendukung perempuan yang menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar Eva Alicia.

Ia menambahkan, “Lebih dari sekadar bazaar, HER ERA Vol. 3: The Philosophy adalah perayaan atas mimpi, keberanian, kreativitas, dan kekuatan perempuan untuk terus bertumbuh bersama.”

Selama tiga hari penyelenggaraan, HER ERA menghadirkan berbagai talkshow bersama influencer dan figur perempuan inspiratif dari bidang bisnis, personal branding, keuangan, media sosial, hingga pengembangan diri. Kehadiran sesi-sesi tersebut menunjukkan bagaimana event perempuan kini berkembang menjadi ruang belajar dan membangun jejaring yang lebih luas.

Co-Founder Byte Project, Theo Derick, menilai bahwa perempuan pelaku usaha juga membutuhkan dukungan komunitas agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Senang sekali Byte Project kembali bisa menjadi wadah bagi para UMKM fashion wanita untuk mengembangkan bisnisnya. Tidak hanya sekadar bazar, melalui HER ERA ini kami menghadirkan talkshow bersama berbagai influencer wanita inspiratif dari berbagai latar belakang dan industri seperti business owner, personal branding coach, dan content creator untuk berbagi cerita serta mendukung sesama wanita dalam gerakan women empowerment,” kata Theo.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui program “HER ERA Tenant Scholarship”, yaitu pemberian satu booth gratis bagi UMKM perempuan yang dinilai memiliki potensi untuk berkembang. Tahun ini, program tersebut diberikan kepada brand Essora setelah melalui proses seleksi dan presentasi bisnis.

Selain menghadirkan ruang pemberdayaan bagi perempuan, HER ERA juga memperluas pengalaman pengunjung melalui area Mini His Era, tenant kuliner, serta berbagai aktivitas interaktif yang dapat dinikmati selama acara berlangsung.

Melalui perpaduan antara komunitas, edukasi, dan dukungan terhadap UMKM perempuan, HER ERA menunjukkan bagaimana women empowerment kini semakin hadir dalam format yang lebih dekat, inklusif, dan relevan dengan gaya hidup perempuan modern.

Baca Juga: Jadi Model di Bangkok City International Fashion Week, Selvia Zhang Buktikan Karier dan Passion Bisa Berjalan Bersama

Baca Juga: Perempuan Berdaya di Balik Grab: Intip Yuk Kisah Mak Netty hingga Ibu Fitri

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan