Longevity 5.0 (Istimewa)
Beauty, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Informasi tentang olahraga, pola makan seimbang, hingga kesehatan mental kini semakin mudah diakses. Namun, tantangan terbesar justru bukan pada kurangnya pengetahuan, melainkan konsistensi menjalankan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Fenomena ini disoroti aktor Samuel Rizal yang menilai banyak orang sebenarnya sudah memahami pentingnya menjaga kesehatan. Sayangnya, pengetahuan tersebut belum selalu diikuti dengan tindakan nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Preventif itu penting karena gaya hidup memang harus dijaga. Sekarang teknologi makin canggih, banyak orang sudah tahu soal fitness dan healthy lifestyle, tapi tidak semua benar-benar menjalankannya. Tahu, tetapi belum tentu melakukan,” ujar Samuel Rizal di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak masyarakat modern. Di tengah kesibukan, tekanan pekerjaan, dan rutinitas harian yang padat, menjaga pola hidup sehat secara konsisten sering kali menjadi hal yang sulit dipertahankan.
Kondisi ini juga mendorong perubahan pendekatan dalam dunia kesehatan global. Jika sebelumnya layanan kesehatan lebih banyak berfokus pada pengobatan setelah seseorang sakit, kini perhatian mulai bergeser ke upaya pencegahan dan pengelolaan kesehatan jangka panjang.
Perubahan tersebut terlihat melalui hadirnya konsep Longevity 5.0 yang diperkenalkan Zeroage.life, divisi longevity dari Borderless Healthcare Group (BHG). Pendekatan ini memanfaatkan teknologi seperti artificial intelligence (AI), cloud computing, dan pengobatan presisi untuk membantu masyarakat memantau sekaligus mengelola kesehatan sejak dini.
Pendiri sekaligus Chairman BHG, Dr. Wei Siang Yu, menjelaskan bahwa konsep longevity tidak hanya berbicara tentang usia yang lebih panjang.
“Longevity bukan hanya tentang hidup lebih lama, tetapi bagaimana seseorang tetap sehat secara fisik, mental, hormonal, dan sosial di setiap fase kehidupannya,” ujarnya.
Menurutnya, kesehatan kini semakin dipandang sebagai proses yang harus dijaga setiap hari, bukan hanya ketika tubuh mulai menunjukkan gejala penyakit. Pendekatan tersebut memungkinkan seseorang memahami kondisi kesehatannya secara lebih menyeluruh dan mengambil langkah pencegahan lebih awal.
Chief Development Officer Zeroage.life, Dr. Yvonne Wong, menambahkan bahwa teknologi berperan besar dalam membantu masyarakat menjaga konsistensi kesehatan melalui pemantauan yang lebih personal.
“Kami berada di persimpangan antara preventive care dan curative care. Dengan Longevity 5.0, intervensi kesehatan dapat dilakukan lebih awal, bahkan sebelum gejala penyakit muncul,” katanya.
Melalui analisis data kesehatan yang lebih komprehensif, pendekatan ini memungkinkan penyusunan program kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu, termasuk berdasarkan fase kehidupan dan kondisi biologis masing-masing.
Tren tersebut menunjukkan bahwa kesehatan semakin bergeser menjadi investasi jangka panjang yang perlu dikelola secara berkelanjutan. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, konsistensi tetap menjadi faktor utama yang menentukan apakah pengetahuan dapat benar-benar berubah menjadi kebiasaan sehari-hari.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.