ilustrasi anak kolik dipijat dengan baby cream (freepik)
Moms, seringkali saat anak jatuh dan mengalami cedera pada tulang, bengkak atau terkilir, biasanya langsung dibawa ke tukang urut. Padahal Moms, memijat tulang dalam kondisi bengkak dan tak bisa digerakkan, bisa berkabar fatal lho.
Dijelaskan oleh dr. Gabriel Klemens Wienanda, M.Ked(Surg), Sp.OT, AIFO-K Spesialis Ortopedi Divisi Anak Eka Hospital Cibubur," memijat atau mengurut bagian tubuh yang mengalami patah tulang dapat menyebabkan komplikasi serius hingga cacat permanen pada anak."
Anatomi tulang anak berbeda dengan orang dewasa. Tulang anak-anak masih dalam masa pertumbuhan dan memiliki area khusus yang disebut lempeng pertumbuhan. Lempeng ini merupakan jaringan tulang rawan yang terletak di dekat ujung tulang panjang dan berperan dalam pertumbuhan, pertambahan panjang serta bentuk tulang anak.
Jaringan ini sangat lunak dan sensitif. Jika area ini mengalami cedera dan ditangani secara sembarangan, seperti diurut atau ditarik, lempeng ini bisa rusak permanen. Akibatnya, pertumbuhan tulang anak terhenti, membuat tulang tumbuh bengkok, atau panjang sebelah antara kaki/tangan kanan dan kiri saat mereka dewasa nanti.
Sebagai orang awam dan orangtua kita sering kali kesulitan membedakan jenis cedera yang dialami anak karena gejalanya yang mirip, yaitu nyeri dan bengkak. Berikut adalah perbedaannya:
Memijat, mengurut, atau memanipulasi tulang yang patah secara paksa dapat menimbulkan komplikasi klinis yang fatal, antara lain:
Jika anak jatuh dan menunjukkan gejala cedera tulang berat, lakukan langkah pertolongan pertama berikut secara tenang:
Jangan digerakkan: Jangan mencoba meluruskan, menarik, atau mengubah posisi tangan/kaki anak yang tampak bengkok. Pastikan untuk menjaga area cedera agar tidak bergerak.
Pasang penyangga darurat: Gunakan benda yang kaku dan lurus, seperti papan kayu, penggaris panjang, atau majalah tebal yang digulung di bawah atau di samping tungkai yang cedera. Ikat longgar dengan kain atau perban untuk menyangga tulang agar posisinya stabil.
Kompres dingin: Tempelkan kompres dingin yang dibungkus kain pada area yang bengkak selama 15–20 menit untuk membantu meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan. Jangan menempelkan es langsung ke kulit.
Bawa ke rumah sakit: Segera bawa anak ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan X-Ray untuk melihat kondisi pasti di dalam tulang.
Segera bawa anak ke Dokter Spesialis Ortopedi jika Anda menemukan tanda-tanda berikut setelah anak terjatuh:
Mengapa jangan takut membawa anak ke dokter spesialis ortopedi anak?
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.