Menu

Cara Mengelola Uang Bisa Berbeda, Fitur Ini Bantu Sesuaikan dengan Tujuan Finansial, Intip Yuk Beauty!

08 Juli 2026 16:06 WIB
Cara Mengelola Uang Bisa Berbeda, Fitur Ini Bantu Sesuaikan dengan Tujuan Finansial, Intip Yuk Beauty!

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam mengelola keuangan, mulai dari menabung untuk dana darurat, mempersiapkan liburan, membangun bisnis, hingga memenuhi kebutuhan keluarga. Berangkat dari beragam kebutuhan tersebut, PT Bank Jago Tbk menghadirkan Inspirasi Kantong, fitur baru di Aplikasi Jago yang membantu pengguna menyusun Kantong sesuai tujuan, kebiasaan, dan cara mereka mengelola uang.

Fitur ini dikembangkan berdasarkan keyakinan bahwa pengelolaan keuangan bersifat personal karena dipengaruhi oleh prioritas, kebutuhan, dan perjalanan finansial yang berbeda pada setiap individu.

Melalui Inspirasi Kantong, pengguna dapat memperoleh rekomendasi susunan Kantong yang disesuaikan dengan karakter dan tujuan finansial masing-masing. Saat ini tersedia enam tipe Inspirasi Kantong, yakni Perintis, Pejuang, Pembangun, Pelindung, Penjaga, dan Perancang.

Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago, Michael Hartawan, mengatakan Inspirasi Kantong dirancang untuk membantu pengguna menemukan cara mengelola uang yang sesuai dengan kondisi finansial mereka.

"Setiap orang memiliki tujuan dan cara mengelola uang yang berbeda, untuk itu kami menghadirkan Inspirasi Kantong untuk membantu pengguna menemukan ide komposisi Kantong yang sesuai dan relevan dengan situasi dan keuangan personal mereka di Aplikasi Jago," ujar Michael.

Untuk mengetahui tipe Inspirasi Kantong, pengguna cukup membuka menu Kantong di Aplikasi Jago, kemudian menjawab sejumlah pertanyaan sederhana mengenai aspirasi, kebiasaan, kapasitas finansial, serta tingkat kepercayaan diri dalam mengelola uang.

Setelah itu, pengguna akan memperoleh hasil berupa tipe Inspirasi Kantong, deskripsi karakteristik keuangan, serta rekomendasi susunan Kantong yang dapat langsung digunakan maupun disesuaikan (customized) dan dipersonalisasi (personalized) sesuai kebutuhan masing-masing.

Terinspirasi dari Reality Challenge

Sebelum meluncurkan fitur tersebut, Bank Jago mengadakan Reality Challenge: Seni Menempatkan Uang yang melibatkan 10 peserta dengan latar belakang profesi dan tujuan finansial berbeda. Masing-masing peserta mendapat tambahan dana sebesar Rp10 juta untuk dikelola selama 30 hari menggunakan Aplikasi Jago.

Reality Challenge yang berkolaborasi dengan sutradara Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez itu diawali dengan pertanyaan sederhana mengenai pilihan antara memiliki lebih banyak uang atau lebih jago mengelola uang.

Di awal tantangan, delapan dari 10 peserta memilih memiliki lebih banyak uang. Namun setelah menjalani tantangan selama 30 hari, delapan peserta tersebut justru berubah pikiran dan memilih menjadi lebih jago mengelola uang.

"Sebelum Reality Challenge dimulai, peserta diberikan pertanyaan sederhana, yaitu 'Jika diberi pilihan, mana yang akan dipilih, memiliki lebih banyak uang atau menjadi lebih jago mengelola uang?'. Hasilnya menunjukkan perubahan cara pandang yang menarik. Ketika setiap orang menerima jumlah uang yang sama, yang lebih menentukan adalah bukan nominal uangnya, tetapi cara mengelola uang sesuai tujuan, prioritas, dan hidup masing-masing orang," tutur Michael.

Menurut Bank Jago, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa persoalan keuangan tidak hanya berkaitan dengan besarnya pendapatan, tetapi juga kemampuan setiap orang dalam mengelola uang sesuai tujuan finansialnya.

Setiap Orang Punya Prioritas Finansial Berbeda

Sebelum memulai tantangan, seluruh peserta terlebih dahulu mengisi kuesioner untuk mengetahui tipe Inspirasi Kantong yang paling sesuai dengan kondisi finansial mereka. Berdasarkan hasil tersebut, peserta memperoleh rekomendasi susunan Kantong sebagai langkah awal dalam mengelola keuangan melalui Aplikasi Jago.

Selama 30 hari, perjalanan para peserta didampingi oleh Certified Financial Planner Annisa Steviani. Mereka bebas menentukan sendiri bagaimana menggunakan dana yang diterima tanpa arahan mengenai keputusan yang harus diambil.

"Tidak ada naskah, tidak ada arahan mengenai keputusan yang harus diambil. Hasilnya, setiap peserta menghadirkan reaksi, cerita, dan perjalanan yang berbeda dan otentik tentang cara mereka memprioritaskan uang sesuai kebutuhan dan tujuan hidup masing-masing," kata Michael.

Salah satu peserta, Andini, yang berprofesi sebagai guru yoga, memanfaatkan tambahan dana tersebut untuk mendukung mimpinya membangun bisnis wellness. Setelah mengikuti kuesioner Inspirasi Kantong, ia memperoleh tipe Perintis dengan rekomendasi susunan berupa satu Kantong Dana Darurat, dua Kantong Kebutuhan Harian, dua Kantong Menabung, dan satu Kantong Pengeluaran. Susunan tersebut membantunya memisahkan dana operasional kelas yoga, pembelian bahan baku, hingga pengembangan usaha.

Sementara itu, peserta lain bernama Caesario memiliki dua tujuan utama, yakni menggelar konser musik dan memberangkatkan orang tuanya untuk umrah. Ia memperoleh tipe Pejuang dengan rekomendasi satu Kantong Dana Darurat, satu Kantong Kebutuhan Harian, satu Kantong Menabung, dan satu Kantong Pengeluaran.

Peserta lainnya juga menunjukkan pendekatan yang beragam. Ada yang lebih fokus membangun dana darurat, memenuhi kebutuhan keluarga, hingga menyiapkan dana untuk pendidikan maupun liburan ke luar negeri. Meski menerima jumlah uang yang sama, setiap peserta memiliki prioritas dan perjalanan finansial yang berbeda.

Salah satu peserta, Fadlu, mengaku pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga.

"Mungkin untuk Bank Jago ini adalah challenge, tetapi buat saya ini adalah pembentukan karakter," ujarnya.

Melalui peluncuran Inspirasi Kantong dan penyelenggaraan Reality Challenge, Bank Jago berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan jumlah uang yang dimiliki, tetapi juga bagaimana menempatkan uang sesuai tujuan agar target finansial dapat tercapai.

"Melalui Inspirasi Kantong dan Reality Challenge ini, Bank Jago ingin mengajak lebih banyak masyarakat melihat bahwa mengelola uang bukan hanya tentang memiliki lebih banyak tetapi tentang menempatkan uang sesuai Kantongnya agar tujuan finansial dapat tercapai," tutup Michael. 

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan