Menu

Tak Hanya Balapan, Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026 Siap Dongkrak Sport Tourism Tanah Air

28 Juli 2026 22:07 WIB
Tak Hanya Balapan, Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026 Siap Dongkrak Sport Tourism Tanah Air

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Indonesia kembali menunjukkan keseriusannya menjadi destinasi olahraga kelas dunia. Melalui Indonesia International Jetsports Grand Prix (IGP) 2026, Indonesia tak hanya akan menjadi tuan rumah kejuaraan jetski internasional, tetapi juga ingin menghadirkan pengalaman sport tourism yang mampu menarik atlet, wisatawan, hingga pelaku industri kreatif dari berbagai negara.

Kejuaraan yang digelar oleh Indonesia Jetsports Boating Association (IJBA) ini akan berlangsung pada 2–6 Desember 2026 di Jetski Academy Indonesia, Ancol, Jakarta. Ajang tersebut menjadi langkah strategis Indonesia dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat olahraga jetski internasional di kawasan Asia-Pasifik.

Ketua Umum IJBA Syaiful Aswar mengatakan, perubahan jadwal penyelenggaraan dari Agustus ke awal Desember merupakan hasil pembahasan bersama International Jet Sports Boating Association (IJSBA) agar selaras dengan kalender kompetisi dunia.

Menurutnya, keputusan tersebut memberikan peluang lebih besar bagi pembalap internasional untuk datang ke Indonesia.

"Kami melihat bulan Desember menjadi waktu yang lebih ideal. Persiapan menjadi lebih matang, sementara peluang kehadiran pembalap dari berbagai negara juga semakin besar," ujar pria yang karib disapa Fully dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (28/7).

Ia menjelaskan, Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga langkah awal membangun ekosistem olahraga jetski berkelas dunia di Indonesia.

Jadi Magnet Wisata Olahraga

Selain menghadirkan aksi para pembalap dunia, penyelenggaraan IGP 2026 diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata nasional.

Mulai dari industri perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM diproyeksikan ikut merasakan dampak positif dari kehadiran ribuan atlet, kru, media, dan wisatawan mancanegara yang datang ke Jakarta.

World Champion Jetski Aero Sutan Aswar mengatakan, perubahan jadwal ke bulan Desember juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia.

Menurutnya, musim dingin di Eropa membuat banyak pembalap internasional memindahkan agenda balap ke kawasan Asia. Selain itu, perubahan kalender balap di Thailand membuat Indonesia memperoleh slot penyelenggaraan yang lebih strategis.

"Ini kesempatan yang sangat baik. Kami berharap lebih banyak pembalap internasional datang ke Indonesia dan merasakan pengalaman bertanding sekaligus menikmati destinasi wisata yang kita miliki," katanya.

Tak hanya menyuguhkan perlombaan, panitia juga berencana menghadirkan berbagai aktivitas pendukung agar pengunjung memperoleh pengalaman yang lebih lengkap selama penyelenggaraan event.

Targetkan Peserta dari Puluhan Negara

IJBA memperkirakan sekitar 40 negara akan ambil bagian dalam Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026 dengan delapan kelas perlombaan.

Untuk mendukung penyelenggaraan tersebut, Event Partner IJBA Eka Nugraha mengatakan berbagai persiapan terus dimatangkan, mulai dari venue, fasilitas atlet, hingga layanan hospitality.

"Kami ingin seluruh atlet dan tamu internasional merasa nyaman selama berada di Indonesia. Karena itu, persiapan tidak hanya fokus pada arena pertandingan, tetapi juga akomodasi, transportasi, dan pelayanan secara keseluruhan," jelas Eka.

Pihak penyelenggara juga bekerja sama dengan berbagai mitra logistik untuk memastikan pengiriman peralatan balap dari berbagai negara berjalan lancar.

Atlet Indonesia Siap Tampil Maksimal

Selain sukses sebagai penyelenggara, Indonesia juga membidik prestasi.

Juara dunia jetski Aqsa Sutan Aswar menegaskan dirinya tetap menargetkan posisi tertinggi saat berlaga di hadapan publik sendiri.

"Kalau ikut balapan, targetnya selalu juara. Kami datang untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia," tegas Aqsa.

Melalui Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026, IJBA berharap Indonesia semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism yang mampu memadukan olahraga, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu ajang internasional.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan