Infobrand (Istimewa)
Harga bukan lagi satu-satunya pertimbangan saat berbelanja online. Di tengah semakin banyaknya pilihan produk di marketplace dan media sosial, konsumen kini lebih mengandalkan rating bintang serta ulasan pelanggan untuk menentukan keputusan sebelum menekan tombol checkout.
Perubahan perilaku belanja tersebut menjadi salah satu sorotan dalam The-41st INFOBRAND Forum yang mengangkat tema Winning Consumer Choice: Building Brand Excellence in the Digital Era.
Forum yang digelar INFOBRAND.ID bersama Asosiasi Brand Indonesia itu menyoroti bagaimana reputasi digital kini menjadi faktor penting yang memengaruhi pilihan konsumen di era persaingan global.
Sebelum membeli suatu produk, konsumen saat ini cenderung mencari informasi dari berbagai kanal digital, mulai dari mesin pencari, marketplace, media sosial, hingga membaca pengalaman pengguna lain. Kebiasaan tersebut membuat rating dan ulasan pelanggan memiliki pengaruh besar dalam membangun kepercayaan terhadap sebuah brand.
CEO INFOBRAND.ID, Susilowati Ningsih, mengatakan tantangan yang dihadapi brand saat ini tidak lagi sebatas menghadirkan produk berkualitas atau menawarkan harga yang kompetitif.
"Kami juga melihat, yang jauh lebih penting adalah bagaimana membangun brand excellence, yaitu kemampuan sebuah brand menciptakan nilai, menumbuhkan kepercayaan, memberikan pengalaman terbaik, serta tetap relevan dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah," ujar Susilowati saat membuka The-41st INFOBRAND Forum & Award Ceremony, Kamis (30/7/2026).
Temuan tersebut juga diperkuat oleh riset TRAS N CO Indonesia dalam Brand Indonesia Excellence Award 2026. Riset yang menganalisis 13.341 brand dari 18 kategori produk berdasarkan jutaan ulasan konsumen di berbagai marketplace menunjukkan rata-rata rating brand Indonesia mencapai 4,86 dari skala 5.
CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, menjelaskan angka tersebut mencerminkan pengalaman positif yang dirasakan konsumen saat berbelanja. Namun, di sisi lain, tingginya rata-rata rating juga menunjukkan persaingan antarbrand semakin ketat.
Dari total brand yang diteliti, hanya 773 brand atau sekitar 5,8 persen yang berhasil memperoleh rating sempurna 5. Sementara itu, sekitar 60 persen brand Indonesia berada pada rentang rating 4,80 hingga 4,99. Kondisi tersebut menunjukkan kualitas produk antarbrand semakin merata sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan dengan standar yang relatif setara.
"Kalau lebih dari 60 persen brand sudah memiliki rating di atas 4,8, berarti kualitas produk bukan lagi satu-satunya pembeda. Customer experience menjadi kunci transformasi dan daya saing brand Indonesia untuk memenangkan kompetisi ke depan," tegas Tri Raharjo.
Ia menambahkan, hasil analisis menunjukkan brand dengan performa terbaik memiliki pola yang serupa, yakni mampu menjaga kualitas layanan, membangun komunikasi yang transparan, mengelola reputasi digital secara aktif, serta menjadikan masukan pelanggan sebagai dasar inovasi.
Perubahan kebiasaan konsumen ini memperlihatkan bahwa proses belanja kini tidak lagi hanya dipengaruhi oleh harga atau promosi. Beauty, sebelum memutuskan membeli, banyak konsumen justru lebih dahulu melihat rating bintang dan membaca pengalaman pembeli lain sebagai acuan untuk menilai kualitas produk maupun layanan yang ditawarkan sebuah brand.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.