Sumber: istimewa
Tubuh terasa berat, kaki membengkak di penghujung hari, atau perut terasa kembung meski tidak sedang makan berlebihan merupakan keluhan yang cukup sering dialami. Kondisi tersebut terutama dapat dirasakan oleh mereka yang memiliki aktivitas padat, terlalu lama duduk atau berdiri, maupun kurang bergerak sepanjang hari.
Meski kerap dianggap sepele, keluhan yang muncul berulang dapat memengaruhi kenyamanan tubuh. Salah satu perawatan yang kini semakin dikenal untuk membantu mengatasi keluhan tersebut adalah lymphatic massage atau pijat limfatik.
“Banyak pasien datang dengan keluhan tubuh terasa berat atau bengkak, namun tidak menyadari bahwa hal ini berkaitan dengan kelancaran aliran cairan limfa di dalam tubuh. Sistem limfatik seringkali luput dari perhatian, padahal perannya sangat penting bagi keseimbangan tubuh secara keseluruhan,” ujar dr. Febby Astari, IFMCP.
Sebelum memahami lymphatic massage, penting untuk mengenal sistem limfatik terlebih dahulu. Sistem ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi mengalirkan cairan getah bening atau limfa ke seluruh tubuh.
Cairan limfa berperan dalam membawa sel-sel imun, menyaring zat-zat sisa metabolisme, serta membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Sistem tersebut bekerja setiap hari dan memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Berbeda dengan sistem peredaran darah yang memiliki jantung sebagai “pompa utama”, sistem limfatik tidak memiliki organ pemompa khusus. Aliran cairan limfa sangat bergantung pada pergerakan otot, pernapasan, dan aktivitas fisik sehari-hari.
Ketika seseorang kurang bergerak, mengalami stres berkepanjangan, atau menjalani pola hidup yang kurang aktif, aliran limfa dapat menjadi lebih lambat. Kondisi tersebut dapat membuat cairan menumpuk di jaringan tubuh tertentu sehingga menimbulkan sensasi bengkak atau tubuh terasa berat.
Lymphatic massage, yang juga dikenal sebagai Manual Lymphatic Drainage (MLD), merupakan teknik pijat khusus yang dirancang untuk membantu mendukung kelancaran aliran cairan limfa dalam tubuh.
Berbeda dari pijat pada umumnya yang menggunakan tekanan kuat, lymphatic massage dilakukan dengan gerakan lembut, ritmis, dan mengikuti arah aliran sistem limfatik.
Teknik ini awalnya dikembangkan di dunia medis untuk membantu pasien yang mengalami pembengkakan atau edema setelah operasi maupun akibat kondisi medis tertentu. Seiring waktu, lymphatic massage juga banyak diadaptasi ke dalam dunia wellness sebagai bagian dari self-care routine untuk mendukung tubuh terasa lebih segar dan ringan.
“Yang membedakan lymphatic massage dari pijat pada umumnya adalah tujuannya. Kita tidak sedang melemaskan otot yang tegang, melainkan membantu mengarahkan cairan tubuh agar mengalir lebih lancar menuju kelenjar getah bening,” jelas dr. Febby.
Secara umum, lymphatic massage dilakukan dengan memberikan tekanan ringan dan gerakan terarah pada area-area tertentu yang dekat dengan kelenjar getah bening, seperti leher, ketiak, dan lipatan paha.
Gerakan lembut tersebut ditujukan untuk membantu merangsang pergerakan cairan limfa agar mengalir lebih lancar menuju kelenjar getah bening, tempat cairan kemudian disaring dan diproses oleh tubuh.
Teknik ini berbeda dengan pijat konvensional karena fokusnya bukan pada otot, melainkan jaringan di bawah kulit atau subkutan tempat aliran limfa berada. Karena itu, tekanan yang digunakan cenderung lebih ringan dengan pola dan arah gerakan yang spesifik.
Ketepatan arah gerakan menjadi salah satu bagian penting dalam teknik ini karena aliran limfa memiliki jalur tersendiri menuju kelenjar getah bening terdekat.
“Ketepatan arah pijatan menjadi hal yang sangat penting dalam lymphatic massage. Jika arah gerakannya tidak sesuai dengan jalur limfatik tubuh, manfaat yang dirasakan pasien pun bisa jadi tidak maksimal,” tambah dr. Febby.
Rutin menjalani lymphatic massage disebut dapat memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:
Menurut dr. Febby, salah satu hal yang paling sering dilaporkan pasien setelah menjalani lymphatic massage secara rutin adalah tubuh terasa lebih ringan dan kualitas tidur yang membaik.
Lymphatic massage dapat menjadi pilihan bagi sejumlah kalangan, terutama mereka yang sering merasa tubuh bengkak atau berat, individu dengan aktivitas tinggi tetapi jarang bergerak sepanjang hari, maupun mereka yang ingin mendukung proses detoksifikasi tubuh secara alami.
Perawatan ini juga dapat menjadi pilihan bagi individu yang sedang dalam masa pemulihan setelah operasi tertentu berdasarkan rekomendasi dokter, serta mereka yang ingin mendapatkan relaksasi tubuh sekaligus manfaat kesehatan tambahan.
Namun, terdapat kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan perhatian khusus sebelum menjalani perawatan, termasuk riwayat gangguan jantung, gangguan pembekuan darah, maupun kondisi medis lainnya. Karena itu, konsultasi dengan dokter sebelum menjalani lymphatic massage sangat dianjurkan agar perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Sesi lymphatic massage umumnya berlangsung dengan tempo yang tenang dan tekanan lembut, berbeda dengan deep tissue massage yang menggunakan tekanan kuat.
Terapis melakukan gerakan mengalir dan berulang mengikuti arah aliran limfa, biasanya dimulai dari area leher sebelum dilanjutkan ke bagian tubuh lain yang menjadi fokus perawatan.
Sebagian orang melaporkan merasa lebih rileks selama sesi berlangsung dan merasakan tubuh lebih ringan tidak lama setelah perawatan selesai. Meski demikian, hasil yang dirasakan dapat berbeda pada setiap individu, bergantung pada kondisi tubuh dan konsistensi perawatan.
Frekuensi perawatan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing individu. Sebagian orang menjalaninya secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup wellness, sementara yang lain dapat membutuhkannya lebih intensif dalam periode tertentu, misalnya saat masa pemulihan pascaoperasi. Konsultasi dengan tenaga medis profesional dapat membantu menentukan jadwal yang sesuai.
Tubuh yang sering terasa bengkak, berat, atau kembung dapat menjadi alasan untuk memberikan perhatian lebih terhadap kondisi tubuh. Di Seraphim Medical Center, lymphatic massage dilakukan dengan pendampingan tenaga profesional untuk memastikan perawatan sesuai dengan kebutuhan.
Seraphim Medical Center merupakan salah satu unit bisnis Bethsaida Healthcare yang berlokasi di Paramount Gading Serpong. Fasilitasnya mencakup sejumlah layanan seperti Cryo Chamber Therapy, TPS, Hyperbaric Oxygen Treatment, PicoWay Laser, dan Fotona Laser. Pendekatan yang dikembangkan berfokus pada kedokteran fungsional dan akar permasalahan, dengan layanan yang dirancang secara personal untuk mendukung kesehatan, pemulihan pascaoperasi, maupun kualitas hidup.
Dengan memahami kondisi tubuh dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis, lymphatic massage dapat menjadi salah satu pilihan perawatan yang dipertimbangkan sebagai bagian dari rutinitas wellness maupun kebutuhan tertentu.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.